Pengelolaan Manajemen RSSI Pangkalan Bun Dicontoh RSUD dr Doris Sylvanus Palangkaraya

PANGKALAN BUN – Pengelolaan manajemen Rumah Sakit Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun, mendapat perhatian khusus dari RSUD dr. Doris Sylvanus Palangkaraya dengan melakukan kunjungan Study Banding, Kamis 28 November 2024.

Dipimpin Wakil Pendidikan dan Pengembangan RSUD dr Doris Sylvanus (RSDS) Palangkaraya Maya Magdalena, pertemuan antara jajaran manajemen kedua rumah sakit ini digelar dilantai 3 IGD RSSI Pangkalan Bun.

Dalam sambutannya antara lain, Maya Magdalena, menyampaikan apresiasi atas penerimaannya yang hangat dari RSSI Pangkalan Bun. Maya juga menjelaskan bahwa tujuan kunjungan ini adalah untuk mempelajari pengelolaan manajemen RSSI Pangkalan Bun, dalam bidang pengelolaan keuangan, melalui sistem remunerasi dan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS).

“Kunjungan ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk memperoleh informasi dan pengetahuan yang nantinya dapat diterapkan di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya,” kata Maya.

Sementara itu Direktur RSSI Pangkalan Bun, dr. Fachruddin, juga dalam sambutannya antara lain menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan RSUD dr. Doris Sylvanus yang telah berkunjung dan memilih RSSI Pangkalan Bun, sebagai tempat studi banding. Ia berharap kunjungan ini dapat memberikan manfaat bagi kedua rumah sakit.

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan RSSI Pangkalan Bun maupun RSUD dr. Doris Sylvanus. Sebagai unit pelayanan, kita harus terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” ujar dr. Fachruddin.

“Diharapkan hasil dari studi banding ini, bermanfaat untuk pengembangan manajemen RSUD dr. Doris Sylvanus di Palangkaraya, Sekaligus juga bisa menjalin persahabatan dan mempererat silaturahkmi atau hubungan yang berkelanjutan antara kedua rumah sakit, sehingga bisa meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Kalimantan Tengah,” ungkapnya.

baca juga ...  A​PJU dan Lampu Hias Taman Kota Diperbaiki

(man)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!