JAKARTA– Sekretaris Fraksi Golkar DPR RI Mukhtarudin mendukung rencana Apple investasi di Indonesia senilai Rp 16 triliun seperti yang disampaikan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita.
“Ya, tentu kita mendukung rencana Apple ini, karena akan membawa dampak positif bagi perekonomian tanah air,” tutur Mukhtarudin, Selasa 10 Desember 2024.
Politisi Dapil Kalimantan Tengah ini mengatakan apple yang berinvestasi di indonesia tersebut dapat menyerap tenaga kerja lokal dengan menggunakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), guna mendorong daya saing Industri.
“Artinya, ada manfaat penerapan TKDN di Indonesia yakni terciptanya lapangan kerja baru bagi generasi muda kita,” imbuh Mukhtarudin.
Selain itu, lanjut Mukhtarudin, TKDN juga bertujuan untuk meningkatkan penggunaan produksi di dalam negeri sebagai amplifikasi pemberdayaan industri dan pertumbuhan ekonomi nasional.
“Dengan harapan pertumbuhan ekonomi 8 persen, sebagaimana ditargetkan Presiden Prabowo Subianto itu dapat tercapai,” pungkas Mukhtarudin.
Apple Sudah Mau Investasi Rp15 T
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan Apple sudah mau investasi US$1 miliar alias Rp15,8 triliun (asumsi kurs Rp15.868) di Indonesia.
Agus menyebut Apple akhirnya memilih opsi investasi pembangunan pabrik di Indonesia. Ini ditempuh agar memenuhi syarat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), demi bisa menjual iPhone 16.
“Mereka (Apple) sudah melakukan pembicaraan awal dengan Kementerian Investasi. Angka yang mereka sampaikan, rencana investasi mereka ke depan itu sekitar US$1 miliar (Rp15,8 triliun),” kata Agus.
Sedangkan urusan teknis lainnya masih akan dibicarakan di mana koordinasi ini bakal dilakukan antara Kementerian Perindustrian dengan Kementerian Investasi.
Agus hanya menegaskan gelontoran uang Apple itu dipakai untuk pembangunan pabrik di tanah air. Walau, Menperin Agus tak merinci lebih lanjut lokasi mana yang dipilih dan kapan pembangunannya.
“Itu (lokasi pabrik Apple) nanti. Skemanya, technically-nya seperti apa, kawasan industri mana yang akan kita arahkan (diputuskan nanti),” pungkas Menperin Agus.
(Adista)











