PALANGKA RAYA – Penjabat (Pj) Wali Kota Palangka Raya, Akhmad Husain berkomitmen untuk melanjutkan program yang telah dilakukan oleh Pj sebelumnya yakni penanganan masalah di kawasan Puntun yang dikenal sebagai ‘Kampung Narkoba’ serta masalah banjir.
Hal ini disampaikan Husain usai dilantik sebagai Pj Wali Kota Palangka Raya menggantikan istrinya, Hera Nugrahayu di Aula Jayang Tingang Kantor gubernur Kalimantan Tengah, Rabu 11 Desember 2024.
“Kami akan melanjutkan apa yang sudah dilakukan oleh Pj sebelumnya. Fokus kita kedepannya adalah masalah penanganan Puntun dan yang berhubungan dengan kebencanaan. Seperti yang kita ketahui saat ini lagi kondisi tanggap darurat banjir,” ujarnya.
Akhmad Husain yang merupakan Kepala Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kalteng ini akan menjabat sebagai Pj Wali Kota Palangka Raya hingga pelantikan Wali Kota terpilih hasil Pilkada 2024.
Husain juga menyampaikan pentingnya pengelolaan anggaran di masa transisi pada akhir tahun 2024 menuju awal tahun anggaran 2025.
“Artinya dari sisi anggaran kita mengoptimalkan apa yang sudah dilaksanakan, kemudian pada awal tahun anggaran, hendaknya segala sesuatu yang sudah direncanakan bisa di implementasikan yang sudah direncanakan pada tahun 2024,” jelasnya.
Seperti diketahui, kawasan Puntun yang berada di Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, dikenal luas sebagai “kampung narkoba” di Palangka Raya.
Hal ini karena, Salihin alias Saleh bandar sabu kelas kakap yang kini ditahan di Lapas Nusakambangan, ditangkap oleh BNN di rumahnya di kawasan tersebut beberapa waktu lalu.
Kawasan tersebut juga sempat menjadi lokasi blusukan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka pada Senin 4 November 2024 lalu saat berkunjung ke Kota Palangka Raya dalam rangka membuka MTQ ke VII Korpri Tingkat Nasional.
Usai kunjungan RI 2 itu, pemerintah Provinsi dan Kota juga melaksanakan bersih-bersih sampah di kawasan tersebut untuk menindaklanjuti instruktur wakil presiden.
(Syauqi)











