PALANGKA RAYA – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat komitmennya dalam melaksanakan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Salah satu langkah konkret terbaru yang diambil adalah memperluas jaringan operasional hingga ke daerah, termasuk pembentukan Badan Narkotika Nasional.
Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah, Brigjen Pol Dr. Joko Setiono, menyatakan bahwa meskipun menghadapi berbagai keterbatasan, pihaknya terus berupaya optimal dalam pelaksanaan program P4GN.
“Kami bersyukur mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Polda, Korem, Kejaksaan, Kemenkumham, Pengadilan, Binda, instansi terkait, sektor swasta, dan masyarakat Kalimantan Tengah. Dukungan ini sangat membantu kami dalam melaksanakan tugas,” ucapnya, Senin 23 Desember 2024.
Pembentukan BNNK Kotawaringin Timur, yang menambah jumlah BNNK di Kalimantan Tengah menjadi tiga (bersama BNN Kota Palangka Raya dan BNN Kabupaten Kotawaringin Barat), menjadi bukti nyata dari komitmen ini.
“Dengan adanya penambahan ini diharapkan bisa memperkuat petugas, dalam memberantas peredaran gelap narkoba, selain itu berharap pada tahun mendatang, lebih banyak BNNK baru dapat dibentuk di kabupaten lain, sehingga visi Kalimantan Tengah Bersih dari Narkoba, dapat segera terwujud,” tambahnya.
Langkah ini sejalan dengan komitmen BNN dalam memberantas peredaran gelap narkoba serta mencegah penyalahgunaannya di tengah masyarakat.
“Dengan kerjasama yang kuat antara pemerintah, instansi, dan masyarakat, BNN Kalimantan Tengah optimis dapat menciptakan lingkungan yang bebas dari bahaya narkotika,” ungkapnya.
(yud)











