PALANGKA RAYA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, langsung mengirimkan bantuan peralatan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng). Langkah cepat ini diambil satu hari setelah kepala negara meninjau langsung dan memimpin rapat penanganan karhutla di Bumi Tambun Bungai pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
“Satu hari setelah Bapak Presiden kembali dari Kalteng alhamdulilah diberikan bantuan oleh beliau,” ujar Aslog Kasdam XXII/Tambun Bungai, Kolonel Czi Aji Sujiwo saat konfersi pers di Polda Kalteng, Senin, 24 Agustus 2026.
Kolonel Aji menjelaskan, pada Minggu, 23 Agustus 2026 kemarin, dua pesawat TNI AU telah diberangkatkan untuk mengangkut logistik bantuan tersebut. Pesawat pertama, jenis A400M Atlas, mendarat dengan membawa material berupa 500 unit pompa air beserta seluruh perlengkapannya, serta tambahan alat kesehatan seperti masker dan alat pelindung diri (APD).
Sementara itu, pesawat kedua berjenis C-130 Hercules membawa bantuan berupa 78 koli masker, serta perlengkapan pendukung operasional lapangan seperti drone, gergaji mesin (chainsaw), dan senter kepala antiair (waterproof) untuk mendukung satgas di lapangan.
“Jadi kita distribusikan ke seluruh satgas di lapangan. Sehingga harapannya penanganan karhutla di lapangan menjadi lebih efektif dan lebih cepat,” kata Kolonel Aji.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pada hari Senin ini, satu unit pesawat C-130 Hercules kembali diterbangkan dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Pesawat tersebut mengangkut material tambahan berupa 500 unit tangki air fleksibel (flexible water tank) berkapasitas 1.000 liter dan 500 unit berkapasitas 2.000 liter.
“Ini tentunya akan sangat mendukung kecepatan penanganan karhutka di lapangan, mendekatkan sumber air ke sumber api. Sehingga anggota satgas lebih mudah untuk bisa menangani kebakaran agar lebih efektif,” jelasnya.
Upaya mitigasi karhutla di Kalteng sebenarnya sudah berjalan sejak mendeteksi potensi cuaca ekstrem di paruh kedua tahun ini. Kolonel Aji mengungkapkan bahwa saat menerima informasi mengenai potensi El Nino di Indonesia, khususnya Kalteng pada awal Juli 2026, pihak terkait telah menyalurkan bantuan berupa 149 unit kendaraan pemadam kebakaran dan 100 unit kendaraan tangki air. Bantuan tersebut sudah didistribusikan ke seluruh wilayah kabupaten/kota di Kalteng yang memiliki potensi kerawanan karhutla tinggi.
(Syauqi)











