Wabup Kotim Kunjungi Siswa SD Sekolah Rakyat di Islamic Center

NARDI/BERITASAMPIT - Wabup Kotim Irawati saat bertemu dengan siswa-siswi sekolah Rakyat.

SAMPIT – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati meninjau siswa Sekolah Rakyat tingkat SD yang masih menempati Asrama Haji Islamic Center Sampit, Selasa 8 September 2026. Dalam kunjungan tersebut, Irawati bersilaturahmi dan menyapa para siswa yang sementara belum dapat dipindahkan ke gedung baru Sekolah Rakyat di kawasan Wengga Metropolitan, Baamang Barat.

Saat ini kegiatan belajar mengajar di Gedung Sekolah Rakyat Wengga Metropolitan untuk sementara diliburkan akibat kabut asap pekat yang melanda dalam beberapa hari terakhir sebagai dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) disekitarnya.

Sebagian besar siswa telah dipulangkan ke rumah atau keluarga masing-masing sejak sekitar lima hari lalu saat kondisi kualitas udara memburuk. Sementara bagi siswa yang tidak memiliki keluarga di Sampit, tetap ditampung di kawasan Islamic Center.

“Anak-anak yang memiliki keluarga sudah dipulangkan sementara karena kondisi asap. Yang tidak ada keluarga masih ditampung di sini,” ujarnya.

Ada empat siswa yang mengungsi di asrama Islamic Center untuk sementara karena tidak ada kekuarga. Sedangkan sebanyak 42 siswa SD juga masih ada di asrama tersebut, mereka akan menempati gedung baru nantinya setelah seluruh fasilitas siap digunakan.

Irawati menjelaskan, bangunan Sekolah Rakyat di Wengga Metropolitan sebenarnya hampir rampung dengan progres mencapai sekitar 99 persen. Namun pemindahan belum dapat dilakukan karena masih ada sejumlah persiapan yang harus diselesaikan, terutama fasilitas asrama dan perlengkapan pendukung bagi siswa.

“Harapan kami akhir September atau Oktober nanti sudah bisa ditempati. Yang disiapkan bukan hanya bangunannya, tetapi juga tempat tidur, asrama putra-putri, serta penataan untuk siswa SD, SMP dan SMA agar sesuai ketentuan,” katanya.

Dalam kunjungan itu, Irawati tampak akrab dengan para siswa. Ia menyapa, berbincang dan makan bersama anak-anak yang masih berada di asrama. Kepada mereka, ia berpesan agar tetap semangat belajar meski sementara diliburkan akibat kondisi kabut asap.

“Terus belajar dan rajin menuntut ilmu agar nanti menjadi orang yang sukses dan dapat meraih cita-cita yang diinginkan,” pesannya.

Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan akses pendidikan gratis kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program tersebut menyasar anak-anak yang mengalami keterbatasan ekonomi sehingga berisiko tidak dapat melanjutkan pendidikan. (Nardi)

baca juga ...  Pemkab Kotim Siapkan Perbaikan Sejumlah Ruas Jalan Jelang Arus Mudik
Bagikan:
Berita Populer