SAMPIT – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di kawasan Perumahan Bukit Permai Gang Keluarga, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Selasa 8 September 2026. Api membakar lahan semak belukar dan mendekati kawasan permukiman serta kebun nanas milik warga.
Peristiwa ini bahkan terjadi dua kali dalam rentang waktu kurang dari 12 jam. Pada dini hari sekitar pukul 00.14 WIB, petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menerima laporan adanya kebakaran lahan yang berada dekat permukiman warga.
Dalam laporan Peleton II Rahmadi, menjelaskan bahwa petugas langsung bergerak setelah menerima laporan masyarakat. Setibanya di lokasi, personel melakukan pemadaman untuk mencegah api merambat ke rumah warga yang berada tidak jauh dari titik kebakaran.
“Lokasi kebakaran cukup dekat dengan permukiman sehingga petugas segera melakukan penanganan agar api tidak meluas. Luasan lahan yang terbakar sekitar setengah hektare dan berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam lebih,” ujarnya.
Dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada unsur kesengajaan atau arson. Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat kejadian tersebut.
Namun saat siang, sekitar pukul 12.00 WIB, kebakaran kembali dilaporkan terjadi di lokasi sekitar yaitu Jalan Bukit Permai Gang Keluarga.
Komandan Peleton III Damkarmat Kotim, Supriansyah, mengatakan laporan diterima dari masyarakat yang melihat api kembali muncul di sekitar lahan semak belukar dekat kawasan perumahan dan kebun nanas warga.
“Setelah menerima laporan dan melakukan validasi, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Api berhasil dilokalisir dengan cepat sehingga tidak sempat merambat ke permukiman maupun kebun masyarakat,” kata Supriansyah dalam laporannya.
Personel Peleton III yang menggunakan Mobil Unit Tangki 13 tiba di lokasi pada pukul 12.17 WIB dan mulai melakukan pemadaman satu menit kemudian.
Api berhasil dilokalisir pada pukul 12.30 WIB sebelum dilanjutkan dengan pendinginan dan pemeriksaan area.
Berdasarkan data lapangan, luas lahan yang terbakar pada kejadian siang hari diperkirakan mencapai sekitar 1,5 hektare.
Lokasi kebakaran berada tidak jauh dari permukiman warga dan berdekatan dengan kebun nanas masyarakat sehingga berpotensi menimbulkan kerugian apabila api tidak segera dikendalikan.
Tim Posko Karhutla Kabupaten Kotim turut berada di lokasi untuk membantu penanganan. Cuaca saat kejadian cukup terik dan seluruh proses pemadaman berlangsung lancar tanpa kendala berarti.
Damkarmat Kotim mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih kering.
Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani lebih cepat sebelum meluas ke kawasan permukiman maupun lahan produktif milik warga. (nardi)










