ESI Kalteng Perkuat Pembinaan Berjenjang

IST/BERITASAMPIT - Prosesi penyerahan tongkat kepemimpinan dalam kegiatan PB ESI. ESI Kalimantan Tengah menyatakan siap memperkuat pembinaan atlet dan sinergi pusat-daerah di bawah kepengurusan PB ESI.

PALANGKA RAYA – Pengurus Provinsi Esports Indonesia (ESI) Kalimantan Tengah menyambut kepemimpinan Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) masa bakti 2026–2030.

Hal ini juga menjadi penyemangat baru dalam upaya peningkatan cabang olahraga E-Sport diberbagai daerah, termasuk di wilayah Kalteng.

Ketua Harian ESI Kalimantan Tengah, Rio Kiswara  menyebutkan kepemimpinan baru PB ESI menjadi momentum penting untuk melanjutkan penguatan esports Indonesia, tidak hanya sebagai olahraga prestasi, tetapi juga sebagai bagian dari pengembangan generasi muda, ekonomi kreatif, dan ekosistem digital nasional.

“ESI Kalimantan Tengah menyampaikan selamat kepada Bapak Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra atas amanah sebagai Ketua Umum PB ESI periode 2026–2030. Kami siap mendukung arah dan program PB ESI dalam memperkuat pembinaan atlet, organisasi, serta ekosistem esports Indonesia. Ini adalah langkah dan semangat baru dalam peningkatan cabor Esport mulai dari daerah, nasional hingga Internasional,” ucapnya, Kamis 24 September 2026.

Salah satu hal penting untuk kedepanya adalah menguatkan hubungan pembinaan antara pusat dan daerah, dimana Indonesia memiliki banyak talenta esports yang lahir dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota. Hal tersebut juga diperlukan sistem pembinaan dan kompetisi yang mampu memberikan jalur yang jelas bagi atlet daerah untuk berkembang menuju tingkat nasional hingga internasional.

“Tentu bagi kami di Kalimantan Tengah, esports bukan hanya tentang kompetisi. Ada potensi besar generasi muda yang harus kita bina secara terarah. Talenta dari daerah harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang dan membuktikan kemampuannya di tingkat nasional bahkan dunia,” tambahnya.

ESI Kalimantan Tengah, memandang pengembangan esports harus berjalan beriringan dengan pendidikan, kedisiplinan, pembentukan karakter, literasi digital, serta pengembangan industri kreatif.

“Kami ingin anak-anak muda Kalimantan Tengah melihat esports bukan semata-mata sebagai permainan, tetapi sebagai ekosistem yang membutuhkan prestasi, disiplin, profesionalisme dan tanggung jawab. Di dalamnya ada atlet, pelatih, wasit, event organizer, content creator hingga berbagai profesi dalam industri digital,” lanjutnya.

Pengprov ESI Kalimantan Tengah berharap kepemimpinan baru PB ESI semakin membuka ruang kolaborasi antara pusat dan daerah, termasuk dalam pembinaan atlet berjenjang, peningkatan kualitas kompetisi daerah, pengembangan SDM esports, serta pencarian dan pembinaan talenta-talenta muda.

“Kalimantan Tengah siap menjadi bagian dari pembangunan esports Indonesia. Kami ingin semakin banyak atlet dari Bumi Tambun Bungai yang suatu hari mengenakan Merah Putih dan membawa nama Indonesia di panggung internasional. Bahkan pengalaman saat PON kemarin, ESI Kalteng meraih medali Perak, itu akan dijadikan penyemangat untuk kedepanya,” ungkapnya.

Dengan kepemimpinan baru PB ESI periode 2026–2030, ESI Kalimantan Tengah siap memperkuat sinergi dan berkontribusi dalam membangun ekosistem esports Indonesia yang profesional, berprestasi, dan berkelanjutan. (yud)

baca juga ...  Kapolda Kalteng Beberkan Pelaku Pembunuhan Tiga Polisi di Katingan Masih Satu Keluarga
Bagikan:
Berita Populer