KUALA PEMBUANG – Tim gabungan Satgas Karhutla BPBD Seruyan bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Pematang Kambat bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan di dua titik kawasan Desa Pematang Kambat, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kabupaten Seruyan, Senin 19 Oktober 2026.
Penanganan darurat dimulai sekitar pukul 13.45 WIB setelah petugas menemukan sebaran api di sepanjang Jalan Raya Pematang Kambat menuju Ujung Pandaran Sampit. Titik kebakaran pertama terpantau di sekitar Simpang Tiga Telaga Pulan Kilometer 4,5, sedangkan titik kedua berjarak tidak jauh pada Kilometer 3 di ruas jalan yang sama.
Di lapangan, personel gabungan menyemprotkan air langsung ke pusat api lalu melakukan pendinginan pada lahan gambut serta area vegetasi sekitarnya. Upaya ini diprioritaskan untuk memutus perambatan api agar tidak meluas mendekati kawasan permukiman penduduk.
Kepala Pelaksana BPBD Seruyan, Agus Supriadi, menegaskan pentingnya kecepatan respons setiap kali terpantau titik panas di wilayah rawan kebakaran. Pada kesempatan yang sama, aparat kepolisian menggarisbawahi perlunya partisipasi aktif warga setempat dalam deteksi dini.
“Setiap titik api harus segera ditangani agar tidak berkembang dan meluas ke area lain, terutama yang berpotensi mengancam permukiman warga. Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan kebakaran lahan,” ujar Kapolsek Seruyan Hilir.
Sinergi antara BPBD, aparat keamanan, dan relawan MPA Desa Pematang Kambat terus diperkuat lewat patroli rutin. Petugas kini meningkatkan kewaspadaan guna mencegah potensi munculnya bara api susulan di bawah lapisan tanah.
(ASY)











