Pemkab Kotim Siapkan Cairan Ice Fire Percepat Pemadaman Karhutla

NARDI/BERITASAMPIT - Bupati Kotim, Halikinnor.

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berupaya mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan memanfaatkan cairan khusus pemadam api bernama Ice Fire atau Venom 2000.

Bahan campuran tersebut diharapkan dapat mempercepat pemadaman, terutama pada lahan gambut yang masih menyimpan bara di bawah permukaan tanah.

Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, penggunaan cairan khusus itu menjadi salah satu masukan dalam rapat evaluasi penanganan karhutla di aula Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, Jumat 23 Oktober 2026.

Cairan tersebut merupakan bahan campuran pemadam yang dibuat oleh Polda Kalimantan Tengah (Kalteng). Penggunaannya sebelumnya telah diuji dalam penanganan karhutla di wilayah Kecamatan Seranau.

Halikinnor mengapresiasi upaya kepolisian dalam mengembangkan bahan campuran tersebut sebagai salah satu alternatif untuk mendukung petugas di lapangan.

“Kita terima kasih kepada Polda Kalteng, memproduksi atau bisa membuat jenis cairan campuran untuk pemadaman bernama Ice Fire atau Venom 2000 itu,” ujarnya.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, cairan tersebut menunjukkan hasil yang dinilai efektif saat digunakan dalam uji coba pemadaman. Pengalaman itu menjadi pertimbangan bagi pemerintah daerah untuk memanfaatkannya dalam penanganan karhutla di lokasi lain.

“Katanya sudah dicoba oleh Pak Kapolres Kotim dan Ibu Wabup, dan itu efektif sekali. Artinya kalau untuk memadamkan langsung bisa padam,” ungkapnya.

Halikinnor menyebut, pemanfaatan cairan pemadam tersebut akan diprioritaskan untuk titik-titik kebakaran di kawasan perkotaan yang masih dapat dijangkau oleh petugas darat. Pemkab Kotim juga akan berkoordinasi dengan Polda Kalteng terkait kebutuhan dan dukungan pasokan cairan tersebut.

“Kita coba nanti di perkotaan, terutama daerah-daerah yang bisa dijangkau dengan pasukan darat. Itu nanti kita pergunakan, sehingga kita memesan di Polda, nanti kita minta bantuan untuk itu,” katanya.

baca juga ...  BPBD Kotim Konvoi Keliling Kota Peringati Hari Kesiapsiagaan Bencana

Sebelumnya, Polres Kotim telah menggunakan cairan Ice Fire dalam penanganan karhutla di lahan gambut Kecamatan Seranau. Cairan tersebut dicampurkan dengan air untuk membantu proses pemadaman sekaligus pendinginan lahan.

Dalam penggunaannya, satu jeriken cairan khusus itu disebut dapat dicampurkan dengan sekitar 4.000 liter air. Campuran tersebut diharapkan membantu proses pemadaman dan mengurangi bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Penanganan lahan gambut memang membutuhkan perhatian khusus karena api dapat bertahan di bawah permukaan tanah meskipun kobaran di atasnya telah padam. Karena itu, proses pendinginan tetap diperlukan untuk mencegah munculnya kembali titik api.

Pemkab Kotim berharap pemanfaatan cairan khusus tersebut dapat menjadi tambahan dukungan bagi petugas dalam menghadapi karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Upaya ini tetap perlu disertai pemadaman langsung dan pembasahan lahan secara menyeluruh agar api tidak kembali menyala. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer