PALANGKA RAYA – Belasan warga mendatangi Rumah Oksigen yang disediakan Ikatan Pelajar Mahasiswa Kotawaringin Timur (IPMK) Palangka Raya, Sabtu siang, 24 Oktober 2026.
Ketua Umum IPMK Palangka Raya, Muhammad Sya’ban, mengatakan kondisi kabut asap di Palangka Raya semakin parah. Bahkan, langit tampak menguning akibat pekatnya asap.
“Hari ini saya kira yang terparah, asap pekat, langit menguning, bahkan ISPU hampir mencapai 2.000,” kata Sya’ban.
Ia memastikan Rumah Oksigen IPMK Palangka Raya tetap beroperasi untuk membantu warga yang membutuhkan oksigen di tengah kondisi kabut asap.
“Untuk Rumah Oksigen, kami IPMK Kotim terus buka. Hari ini sekitar 15 pasien yang membutuhkan oksigen,” ungkapnya.
Sya’ban menyebut salah seorang pasien mengalami sesak napas cukup parah hingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Tadi ada pasien yang betul-betul sesak napas hingga dilarikan ke rumah sakit,” jelasnya.
Melihat kondisi asap yang semakin parah, Sya’ban mendesak Pemerintah Provinsi Kalteng segera mengambil langkah serius dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Saya kira Pemerintah Provinsi Kalteng harus segera menetapkan karhutla ini sebagai bencana nasional, sebab semakin hari semakin parah asapnya,” tegasnya.
Untuk diketahui, Rumah Oksigen IPMK Palangka Raya buka pukul 09.00-16.00 WIB di Sekretariat IPMK, Jalan B. Koetin, RT 005/RW 017, dengan fasilitas tabung oksigen gratis bagi warga.
(Sya’ban)











