Pemprov Kalteng Klaim Salurkan 11,4 Juta Liter Air Bersih Atasi Dampak Karhutla 

ANDRE/BERITASAMPIT - Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo saat diwawancarai awak media.

LAMANDAU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengklaim telah menyalurkan 11,4 juta liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Jumlah itu melampaui target awal penyediaan air bersih sebanyak 10 juta liter.

Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo menyampaikan, pemerintah provinsi juga telah membangun 485 titik sumur bor untuk mendukung pemadaman karhutla sekaligus menjadi sumber air bersih bagi masyarakat.

Upaya tersebut menjadi bagian dari penanganan dampak karhutla di Kalimantan Tengah, yang juga mencakup perlindungan kesehatan masyarakat.

“Telah membangun sumur bor 485 titik untuk mendukung kebutuhan air dalam pemadaman karhutla sekaligus menjadi sumber air bersih bagi masyarakat,” demikian isi pemaparan Edy Pratowo.

Selain itu, lebih dari 150 rumah oksigen disebut telah tersedia di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah. Jumlah fasilitas tersebut akan ditambah sesuai kebutuhan dan perkembangan kondisi di lapangan.

Pemerintah juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di seluruh puskesmas. Meski demikian, data total penyaluran air bersih dan jumlah fasilitas yang tersedia di tingkat provinsi belum menggambarkan secara terperinci kondisi setiap kabupaten.

Data khusus mengenai jumlah air yang diterima masyarakat Lamandau serta sebaran sumur bor dan rumah oksigen di daerah tersebut masih diperlukan untuk mengetahui kecukupan layanan di lapangan.

Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada menghadapi dampak karhutla. Ia meminta warga menggunakan masker ketika kondisi udara di luar ruangan kurang baik serta menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengamn cara membakar untuk mencegah munculnya titik api baru. (andre)

baca juga ...  Benih Merupakan Awal Kegiatan Dari Budidaya Tanaman
Bagikan:
Berita Populer