DPRD Kobar Apresiasi Bantuan Alsintan Anggota DPR RI

MAN/BERITASAMPIT - Dokumen foto saat Bambamg Purwanto salurkan bantuan Alsintan, untuk kelompok tani di Kabupaten Kobar.

PANGKALAN BUN – DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), mengapresiasi bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang disalurkan Anggota DPR RI Bambang Purwanto rutin setiap tahun kepada petani dan kelompok tani di Kabupaten Kotawaringin Barat.

“Beliau (Bambang Purwanto), warga  Pangkalan Bun sangat memperhatikan para petani di Kabupaten Kobar, mudah-mudahan bantuan alat dan mesin pertanian  benar-benar bermanfaat secara maksimal untuk meningkatkan produktivitas pertanian, sehingga masyarakat petani Kobar semakin sejahtera,“ kata Ketua Komisi C DPRD Kobar Arief Asrofie, Minggu 1 November 2026.

Arief Asrofie menghimbau kepada para petani khususnya anggota kelompok tani yang telah menerima alsintan agar memanfaatkan  dan merawatnya dengan baik. Khususnya kepada Kepala Desa setempat dan masing-masing Ketua Kelompok Tani juga ikut mengawasi penggunaan alsintan.

“Jangan sampai ada alsintan yang disewakan kepetani lain, ktapi bantuan ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok tani. Peralatan yang sudah diberikan harus dijaga dan dirawat agar tidak terbengkalai atau digunakan pihak lain,” ucapnya.

Diakui Arief, tidak semua para petani mendapatkan bantuan serupa. Karena itu, penerima harus bertanggung jawab dalam mengelola alsintan. Tapi bagi para petani lainnya yang belum menjadi anggota kelompok tani kemudian sangat memerlukan alsintah diminta berkonsultasi dengan Kepala Desa setempat, untuk mendapat surat rekomendasi dari Kepala Desa yang membenarkan warga tersebut adalah petani, untuk diberi pinjaman alsintan.

Menurut Arief, untuk menyongsong musim hujan tahun 2026/2027 DPRD Kobar juga siap akan ikut mengawasi pemanfaatan bantuan tersebut agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

“Untuk tahun depan kepada Yang Terhormat Bapak Bambang Purwanto, selain bantuan alsintan yang rutin tiap tahun, Mengusulkan bantuan Sapras (Sarana dan prasarana) peralatan peternakan. Khususnya mesin pengolah limbah peternakan yang diolah menjadi pupuk, karena pupuk subsidi sering terlambat datang ke petani,“ ucapnya.

baca juga ...  DPRD Apresiasi Pemkab Kobar Soal Penyaluran Hewan Kurban

“Setelah kebutuhan alsintan terpenuhi, tapi lahan yang sudah digaraf petani kurang pupuk maka tanamannya tidak akan subur. Nah untuk itu sejumlah dinas terkait khususnya Dinas Pertanian harus segera membuat program baru, bagaimana caranya para petani yang sudah memiliki alsintan mendapatkan pupuk dengan mudah,” tutupnya. (man)

Bagikan:
Berita Populer