PANGKALAN BUN – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah berhasil menyelamatkan 11 individu orang utan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di TNTP Kabupaten Kotawaringin Barat.
Dari jumlah tersebut, sembilan individu telah dipindahkan ke Suaka Margasatwa Lamandau, sedangkan dua lainnya masih menjalani perawatan.
Karhutla yang melanda sejumlah kawasan di Kabupaten Kobar, khusus di TNTP mengancam kelestarian habitat alami orang utan. Kerusakan hutan akibat kebakaran berdampak pada tempat berlindung dan sumber pakan satwa endemik dihabitatnya.
Kondisi habitat yang terdampak tersebut membuat orangutan berisiko kehilangan tempat tinggal. Mereka juga berpotensi keluar dari kawasan hutan untuk mencari lokasi yang lebih aman.
Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah II, Handi Nasoka, mengatakan tim BKSDA Kalimantan Tengah telah mengevakuasi 11 individu orangutan dari wilayah Kotawaringin Barat.
“Tim BKSDA Kalimantan Tengah telah melakukan rescue 11 individu orang utan terdampak karhutla di wilayah Kotawaringin Barat. Dari 11 orangutan 9 individu diantara nya telah di translokasi ke Suaka Margasatwa Lamandau. Sementara dua individu lainnya masih di rawat di OCCQ Orangutan Foundation International ( OFI ) Pasir Panjang karena masih berumur dibawah tiga tahun,” kata Kepala Seksi KSDA wilayah II, Handi Nasoka, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Penyelamatan dan perawatan tersebut dilakukan untuk melindungi orangutan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut. (man)











