Asap Kembali Selimuti Palangka Raya, Mahasiswa Sentil Pemda Jangan Tunggu Krisis

SYA'BAN/BERITASAMPIT - Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terlihat di Jalan Hendrik Timang, Kota Palangka Raya, Kamis, 5 November 2026.

PALANGKA RAYA – Ikatan Pelajar Mahasiswa Kotawaringin Timur (IPMK) Palangka Raya mendesak pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan menyusul kembali munculnya asap karhutla di Palangka Raya.

Sekretaris Umum IPMK Palangka Raya, Ahmad Suhairi, mengatakan kemunculan kembali kabut asap menjadi tanda bahwa persoalan karhutla belum sepenuhnya selesai.

“Munculnya kembali kabut asap di Palangka Raya menjadi peringatan bahwa persoalan karhutla belum benar-benar selesai,” ujarnya saat dihubungi Berita Sampit melalui WhatsApp, Kamis, 5 November 2026.

Ia mendesak pemerintah meningkatkan pengawasan di wilayah rawan kebakaran serta memastikan langkah antisipasi dilakukan sejak dini.

“Pemerintah harus kembali meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat pengawasan di wilayah rawan kebakaran,” tegasnya.

Menurutnya, pemerintah tidak boleh menunggu kondisi memburuk sebelum mengambil tindakan. Ia mengingatkan situasi kabut asap pada Oktober lalu, ketika langit Palangka Raya sempat menguning.

“Pemerintah juga harus memastikan langkah antisipasi dilakukan sebelum kondisi semakin memburuk, seperti bulan Oktober lalu langit menguning,” katanya.

Ahmad juga mengingatkan dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya.

“Jangan sampai masyarakat kembali menjadi pihak yang paling dirugikan, terutama anak-anak, lansia, dan kelompok rentan yang harus menghirup udara beracun,” ungkapnya.

Ia menegaskan, upaya pencegahan harus menjadi prioritas pemerintah agar kabut asap tidak kembali meluas.

“Jangan menunggu situasi semakin parah baru kemudian bergerak. Pencegahan harus lebih diutamakan daripada penanganan,” pungkasnya.

(Sya’ban)

baca juga ...  BBM Kalteng Dijamin Sangat Aman, Pertamina Ungkap Kekuatan Tiga Depo
Bagikan:
Berita Populer