Editor: Akhiruddin
KUALA KURUN – Entah masalah apa yang sedang merundung, Wijiono (37). Karyawan PT Agro Lestari Sentosa (ALS) di Kebun Jalemu Desa Hujung Pata, Kecamatan Rungan Barat, Kabupaten Gunung Mas itu nekat akhiri hidup dengan cara gantung diri, Kamis (28/3/2019) pagi.
Kapolres Gunung Mas AKBP Yudi Yuliadin melalui Kapolsek Rungan Iptu Sugeng Purwanto mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan isterinya bernama Turniasih (35) sekitar pukul 06.30 WIB usai mengikuti apel lingkaran pagi di kantor Divisi VI PT. Agro Lestari Sentosa.
“Saat itu isterinya pulang ke rumah dengan maksud hendak mengambil peralatan bekerja. Setelah sampai, Turniasih kaget menemukan suaminya telah menggantung dengan leher masih terikat tali di bilik kamar mandi,” ungkapnya.
Melihat peristiwa nahas tersebut, Turniasih spontan berteriak minta tolong dan memberitahu para tetangga sekitar untuk kemudian menghubungi pihak kepolisian.
“Setelah petugas mendatangi TKP, polisi langsung mengumpulkan dan mencatat para saksi, mengambil dokumentasi, serta membawa jasad korban ke Puskesmas untuk menjalani Visum Et Revertum (VER). Sedangkan barang bukti yang diamankan, yaitu pakaian dan seutas tali yang digunakan untuk gantung diri,” sebutnya.
Atas musibah tersebut, pihak keluarga menerima dan mengikhlaskan kematian korban. Pihak keluarga juga telah membuat surat pernyataan tidak akan menuntut secara hukum.
“Berdasarkan dugaan sementara, motif aksi bunuh diri tersebut diduga karena himpitan ekonomi. Sebab menurut pihak PT ALS, korban diketahui tidak sedang bermasalah dengan perusahaan,” pungkasnya. (adn/beritasampit.co.id)












