Editor : Maulana Kawit
KASONGAN – Pemerintah Kabupaten Katingan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Katingan menggelar kegiatan deteksi dini untuk unsur pemerintah Kabupaten Katingan, di aula hotel Katingan, Jumat (29/3/2019).
Kegiatan deteksi dini tersebut, dibuka secara resmi Wakil Bupati Katingan Sunardi N.T Litang, dan juga dihadiri perwakilan Kapolres Katingan, Kodim 1015 Sampit/Kasongan, Kejaksaan Negeri Katingan, Kepala Kesbangpol Kalteng, Badan Intelijen Provinsi Kalteng, serta camat dan perwakilan kepala desa di wilayah kecamatan Kabupaten Katingan.
Wakil Bupati Katingan Sunardi mengatakan, penyelenggaraan semacam ini dimaksudkan selain untuk meningkatkan kemampuan menciptakan dan membangun pemahaman, keterpaduan, dan keserasian pemerintah pada setiap jajaran aparatur pemerintah daerah.
“Karena, pemerintah menyadari betapa pentingnya masyarakat dalam menjaga ketentraman dan ketertiban umum dilingkungan, guna mengantisipasi secara dini berbagai permasalahan dan gejolak sosial yang berpotensi berkembang menjadi konflik,” kata Sunardi saat membacakan sambutan tertulis Bupati Katingan Sakariyas.
Dengan begitu, maka peran dan tugas camat serta kepala desa yang menjadi ujung tombak dan sangat strategis harus di optimalkan, terutama dalam deteksi dini dan cegah dini di wilayah masing-masing.
Wakil Bupati Sunardi juga berpesan khususnya kepada camat agar lebih berperan aktif mengkoordinasikan dan mengoperasionalkan segenap unsur di daerah masing-masing.
“Jaga kekompakan, keharmonisan san sinergitas dengan semua unsur daerah. Tingkatkan kewaspadaan dini, deteksi dini, cegah dini, dan lapor cepat terhadap potensi kerawanan sebagaiaman yang diamanatkan dalam undang-udang penanganan konflik sosial,” pungkasnya.
Dilain pihak Plt Kepala Badan Kesbangpol Katingan Rentas, dalam laporannya mengatakan kegiatan deteksi dini unsur pemerintah diikuti peserta camat maupun perwakilan setiap kepala desa di Kabupaten Katingan yang berjumlah 43 orang peserta.
“Hasil yang diharapkan dari kegiatan deteksi dini ini untuk meningkatkan kemampuan menciptakan dan membangun pemahaman, keterpaduan, dan keserasian pemerintah pada setiap jajaran aparatur pemerintah daerah di setiap wilayah perdesaan, kecamatan hingga ke tingkat Kabupaten Katingan,” singkatnya.
(ar/beritasampit.co.id)












