SAMPIT – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kotim Alexius Esliter, kembali mempertanyakan keakuratan data hasil survei Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) menyangkut angka pengangguran di Kotim beberapa tahun terakhir ini.
Menurutnya jika memang angka pengangguran di Kotim yang berdasarkan data hasil proyeksi perencanaan tenaga kerja, pada tahun 2017 lalu, menurun hingga 3,15 persen atau 6.953 orang. Tentunya segala permasalahan menyangkut ekonomi masyarakat pastinya akan berkurang.
“Dampak krisis ekonomi warga sejauh ini masih sangat dirasakan, bahkan kami di komisi II saja terus menerus menerima aduan konflik lahan yang mana merupakan dampak dari kesenjangan yang terjadi di Kotim saat ini,” ungkapnya Kamis (15/3/2018).
Diketahaui berdasarkan survei dinas terkait, pada tahun 2015 sampai 2016 sebesar 7.273 orang pengangguran. Sedangkan jumlah PHK di Kotawaringin Timur dari tahun 2016 jumlahnya 5.187 orang, tahun 2017 jumlahnya 3.387 orang dan tahun 2018 berjumlah 315 orang dalam bulan Januari-Maret.
“Kita ketahui jumlah angka kedatangan penduduk dari luar daerah pasti tiap tahunnya bertambah, kita harap data ini sifatnya akurat, seimbang dengan data kependudukan, yang mana sampai saat ini masih ada banyak yang belum terdata, di kependudukan,” Tutupnya.
(drm/beritasampit.co.id)
Editor: MAULANA KAWIT











