Editor : Maulana Kawit
PANGKALAN BUN – Terkait Kunjungan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Republik Indonesia yang sudah melakukan peninjauan ke kawasan Industri yang dicanangkan berada di Tempenek, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat.
Dalam Rapat ini Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah dan SKPD terkait menindaklanjuti perlengkapan tiga usulan untuk mendukung Pemerintah Daerah (Pemkad) menjadi Kawasan Industri yaitu infrastruktur, pengerukan alur, dan Bandara. Senin, 16/12/2019.
“Progres kedepannya sudah kita tindak lanjuti untuk progres kedepannya, kita akan mengevaluasi tiga usulan tersebut,” jelasnya
Lanjutnya, dilihat dari peta kalimantan yang berdekatan dengan Negara Brunei Darussalam dan Negara Malaysia sudah berada jalur sekala Internasional di dukung lagi ketetapan Presiden RI penetapan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur menjadikan Kobar sebagai kawasan Industri.
“Kawasan industri ini sebagai cantolan kita, agar dampak dan manfaat dengan adanya kawasan Industri Nasional bisa mendapat dampak pembangunan ekonomi dari cantolan industri,” ungkapnya.
Sementara itu, usulan dua dan tiga bandara dan kerukan alur akan lebih diprioritaskan karena ini menyangkut sekala Internasional.
“Kedua Pelabuhan yang kita punya hanya bertonase 20 ton, itu semua tergantung dengan pasang surut laut sungai bisa melintas, ketiga adalah bandara, karena nanti akan bersekala nasional, nantinya kita akan melakukan koordinasi untuk perluasan wilayah bandara,” beber bupati.
(and/berita sampit.co.id)












