Inovasi SMP Plus Busthomi Sampit Ubah Pertalite Menjadi Gas

SAMPIT – Sangat kreatif dan inovasi apa yang dilakukan oleh para siswa SMP Plus Busthomi ini, mereka berhasil membuat sebuah alat berupa kompor dengan menggunakan bahan bakar minyak (BBM) Pertalite yang diubah menjadi gas.

Alat tersebut disuguhkan dalam lomba inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kotim, Selasa 21 Februari 2023.

Sangat sederhana sekali, berbekal dua kotak yang didalamnya berisikan masing-masing botol plastik, dimana kotak pertama berisikan bahan bakar jenis pertalite sekitar setengah liter, dan di kotak kedua botol berisikan setengah liter air yang berfungsi sebagai penyaring.

Kedua botol tersebut dihubungkan dengan menggunakan selang yang juga terhubung di kompor gas yang dibuat sendiri oleh para siswa tersebut.

Dan untuk mengubah uap pertalite menjadi gas, para siswa ini menggunakan sebuah kompa untuk mendorong udara ke kompor dan kemudian dinyalakan dengan dibantu sebuah korek api.

“Ini semua hasil dari kreatif para siswa, kami para guru hanya membantu dan mengarahkan cara bagaimana membuat alat itu,” kata Uswatun sebagai guru pendamping.

Bukan hanya kompor, tim dari SMP Plus Busthomi ini juga menyuguhkan karya-karya teknologi kreatif mereka seperti pudiing yang dibuat dari biji ketapang, vakum penyedot debu dari barang bekas dan menjadikan battre mati menjadi hidup lagi dengan menggunakan buah asam jawa.

Melihat inovasi para siswa tersebut, Bupati Kotim Halikinnor, mengapresiasi karya teknologi yang disuguhkan oleh para siswa, dan dirinya berpesan agar alat teknologi yang diciptakan tersebut agar bisa diperbaharui lebih baik lagi.

“Sangat luar biasa apa yang mereka ciptakan, saran saya hanya bagaimana mereka melalui guru pembimbingnya bisa membantu mengembangkan membuat lebih baik dan menarik lagi alat itu, karena ini sangat membantu ditengah sulitnya gas elpiji saat ini,” pungkas Halikin. (ilm).

baca juga ...  Bupati Lamandau: Ajang Silahturahmi Bisa Melalui Seni Budaya
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!