NANGA BULIK – Pj Bupati Lamandau, Said Salim, bersama Kepala Dinas Sosial, Syaifudin Zuhri, meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Kecamatan Delang. Kunjungan ini untuk melihat kondisi warga yang terkena dampak bencana tersebut.
“Dari pantauan kami, rumah-rumah warga di sepanjang bantaran sungai mengalami dampak cukup parah. Beberapa wilayah sekitarnya juga terdampak dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa,” kata Said Salim, Minggu 1 September 2024.
Pj Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamandau terus berupaya membantu warga terdampak banjir dengan melakukan evakuasi serta memberikan bantuan berupa paket sembako dan layanan kesehatan.
“Untuk beberapa hari ke depan, Pemkab Lamandau akan terus memantau perkembangan banjir dan menyalurkan bantuan yang tersedia,” tambahnya.
Ia juga mengimbau agar warga yang terdampak segera melaporkan kondisi mereka kepada aparat setempat untuk penanganan cepat dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Selain itu, Said Salim mengingatkan warga untuk mematikan aliran listrik dan segera menuju tempat penampungan yang disediakan aparat desa atau kecamatan.
“Aparat desa dan kecamatan diminta untuk selalu siaga agar keluhan warga dapat ditangani dengan cepat,” ujarnya.
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Lamandau, desa yang terdampak banjir di Kecamatan Delang meliputi Sepoyu, Nyalang, Lopus, Kudangan, Hulu Jajabo, dan Sekombulan. Jumlah kepala keluarga yang terdampak masih dalam pendataan karena akses jalan terputus dan jaringan telekomunikasi tidak tersedia.
Dalam kesempatan tersebut, Said Salim juga menyerahkan bantuan sembako sebanyak 50 paket untuk warga terdampak.
“Semoga banjir cepat surut, karena ada tiga titik jalan Trans Kalimantan yang saat ini tidak bisa dilalui kendaraan, yaitu di Desa Sepoyu, Nyalang, dan Lopus,” pungkasnya.
(andre)











