SAMPIT – Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau ditunjukkan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotawaringin Timur (Kotim). Dalam rangka Operasi Patuh Telabang 2026, Satlantas Polres Kotim membagikan sebanyak 6.900 liter air layak minum kepada warga Kelurahan Mentaya Seberang.
Penyaluran air bersih tersebut dilakukan di dua titik, yakni di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Ferry dan Jalan Anggur 3, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Kegiatan ini disambut antusias masyarakat. Warga berbondong-bondong mendatangi lokasi pembagian dengan membawa jeriken dan galon untuk mendapatkan air yang bisa digunakan sebagai kebutuhan konsumsi sehari-hari.
Antusiasme tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, selama musim kemarau, masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air layak minum. Kondisi itu membuat bantuan air menjadi sangat berarti bagi warga.
Kasat Lantas Polres Kotim AKP Hariyanto mengatakan, pembagian air layak minum tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, sekaligus bagian dari rangkaian kegiatan sosial dalam pelaksanaan Operasi Patuh Telabang 2026.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Apalagi saat ini sebagian warga mengalami kesulitan mendapatkan air layak minum akibat musim kemarau,” ujarnya.
Menurutnya, Operasi Patuh Telabang tidak hanya berfokus pada peningkatan disiplin dan keselamatan berlalu lintas, tetapi juga menjadi momentum bagi kepolisian untuk mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan sosial.
“Kami berharap bantuan sebanyak 6.900 liter air ini dapat sedikit meringankan kebutuhan masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan bisa bermanfaat dan membantu warga yang sedang mengalami kesulitan air,” tuturnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan dan tertib berlalu lintas dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas, tetapi juga membantu warga menghadapi dampak musim kemarau.
(Jimmy)











