Pemkab Lamandau Ikuti Rakor Inflasi Daerah, Berikut ArahanDitjen Bangda Kemendagri

NANGA BULIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau, melalui Sekretaris Daerah Muhamad Irwansyah, kembali mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Inflasi Daerah secara virtual, Selasa 10 September 2024.

Rakor yang berlangsung di aula Sekretariat Daerah Lamandau, dipimpin oleh Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Ditjen Bangda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Restuardy Daud.

Dalam arahannya, Restuardy mengungkapkan bahwa inflasi nasional pada Agustus 2024 tercatat sebesar 2,12 persen (year-on-year), berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Restuardy juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang terus mengawal kondisi inflasi di wilayah masing-masing.

“Meski inflasi nasional masih berada di zona aman, namun masih ada lima daerah di minggu pertama September 2024 yang mencatat angka inflasi tinggi,” ujarnya.

Ia juga meminta perhatian khusus kepada kepala daerah yang daerahnya masih mengalami inflasi tinggi, mengingat adanya kecenderungan kenaikan harga pada komoditas pangan tertentu.

“Begitu pula dengan kepala daerah yang daerahnya mengalami deflasi, diharapkan dapat menjaga stabilitas harga secara proporsional,” tambahnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M Habibullah, dalam paparannya menyebutkan bahwa beberapa komoditas yang menjadi penyumbang utama deflasi adalah bawang merah, daging ayam ras, tomat, dan telur ayam ras.

(andre)

baca juga ...  Kemendikbudristek Beri Penghargaan pada Desa Budaya
Bagikan:
Berita Populer