SAMPIT – Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi menyampaikan keprihatinannya terkait kondisi lantai di Pasar PPM yang sudah lama mengalami kerusakan.
“Kondisi lantai pasar yang berlubang, licin, dan berbau tidak sedap telah mengganggu kenyamanan pengunjung dan bahkan sampai ada yang terjatuh,” kata Supian Hadi, Jumat 8 November 2024.
Kerusakan ini, menurutnya, sudah lama tidak diperbaiki, dan PPM memang sejak 20 berdiri tidak pernah dianggarkan perbaikan, sehingga diperlukan perhatian serius.
Supian menjelaskan bahwa saat berkunjung ke pasar dan berdialog langsung dengan para pedagang, mereka menyampaikan sejumlah keluhan.
Para pedagang berharap agar bisa diusulkan anggaran untuk perbaikan lantai Pasar PPM pada tahun 2025. Supian menilai kondisi pasar yang seharusnya menjadi kebanggaan Kotim ini perlu pembenahan agar menarik minat lebih banyak pembeli.
Selain itu, ia juga membahas masalah penataan pedagang ikan di pasar. Ia menyarankan agar pengaturan aktivitas jual beli di Pasar PPM dapat dipikirkan dengan baik agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
“Kami harap dengan adanya sinergi antara pedagang dan pihak terkait, bisa tercipta suasana pasar yang lebih baik dan nyaman bagi semua,” tutup Supian.
Sementara itu Plt Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdangangan Kotim Fahrujiansyah menyampaikan sarana prasarana kebersihan sudah dianggarkan di APBD perubahan.
“Begitu pula perbaikan lampu dan kelistrikan namun APBD perubahan kabarnya ditolak sehingga tidak bisa direalisasikan,” ujarnya.
Kondisi PPM sudah dibersihkan dengan tenaga kontrak yang ada sekitar delapan orang, namun masih ada air yang menggenang karena kondisi lantai atau semen yang berlubang.
Ia mendorong Tim Anggaran Pemerintah Daerah bisa menganggarkan di Diskoperindag untuk perbaikan revitalisasi Pasar PPM Sampit.
(nardi)











