PWI Kobar Gelar Pelatihan Jurnalistik

PANGKALAN BUN – Penjabat (Pj) Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Budi Santosa, secara resmi membuka Workshop Pelatihan Jurnalistik yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kotawaringin Barat, Senin (18/11), bertempat di Hotel Arsela, Pangkalan Bun.

Acara ini dihadiri oleh puluhan Pelajar, jurnalis dari berbagai media, perwakilan pemerintah daerah, perwakilan dari perusahaan dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Budi Santosa menekankan pentingnya peran jurnalis dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat. Ia juga mengapresiasi inisiatif PWI Kobar dalam meningkatkan kapasitas jurnalistik para anggotanya.

“Kolaborasi antara jurnalis dan pemerintah daerah sangat penting untuk membangun transparansi, memberikan informasi yang benar kepada masyarakat, sekaligus mengawasi kebijakan pemerintah. Ini adalah langkah strategis untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan akuntabel,” ujar Budi Santosa.

Dalam acara tersebut, Budi Santosa memaparkan tiga upaya kolaborasi utama yang harus terus dibangun antara pemerintah daerah dan jurnalis, yaitu;

  • Penyediaan Informasi dan Transparansi Pemerintah Daerah. Pemerintah daerah diharapkan membuka akses data dan informasi publik, seperti program kerja dan kebijakan daerah, kepada para jurnalis. Sebaliknya, jurnalis diimbau menyampaikan informasi secara objektif dan akurat kepada masyarakat, sekaligus menjalankan fungsi kontrol terhadap pemerintah.
  • Publikasi Program Pemerintah. Kerjasama dalam pemberitaan untuk mempublikasikan program kerja, pencapaian, dan inovasi daerah dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat.
  • Forum atau Diskusi Publik. Mengadakan forum diskusi antara pemerintah daerah, jurnalis, dan masyarakat guna membahas isu-isu lokal, menyelesaikan masalah, dan menyampaikan aspirasi masyarakat.

Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi jurnalis dalam empat aspek utama:

  • Pemahaman Dasar Jurnalistik; Peserta dilatih mengenai etika jurnalistik, struktur berita, teknik wawancara, dan penerapan kaidah 5W+1H (What, Who, When, Where, Why, How).
  • Pengembangan Keterampilan Teknis; Melalui pelatihan ini, peserta diasah kemampuan menulis berita, feature, dan artikel secara efektif, serta penguasaan teknologi pendukung jurnalistik.
  • Peningkatan Kemampuan Analisis dan Kritis; Jurnalis dibekali keterampilan menganalisis isu-isu terkini secarappp kritis untuk menghasilkan berita yang akurat dan relevan, sekaligus mendeteksi dan menghindari berita palsu (hoaks).
  • Dukungan Infrastruktur; Pemerintah daerah berkomitmen menyediakan fasilitas pendukung untuk jurnalis, seperti pusat informasi pers, akses internet, dan ruang kerja yang memadai.
baca juga ...  Pangeran Kembar Hadiri Milad ke-5 UMKM di Alun Alun Istana Kuning

Ketua PWI Provinsi Kalimantan Tengah, M. Zainal, menyambut baik penyelenggaraan workshop ini. Ia berharap acara serupa dapat menjadi agenda rutin untuk terus meningkatkan kompetensi jurnalis di wilayah Kalimantan Tengah.

“Pelatihan seperti ini adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan jurnalis yang profesional dan berintegritas. Saya mengapresiasi PWI Kobar atas inisiatifnya,” kata Zainal.

Sementara itu, Ketua PWI Kotawaringin Barat, Syamsudin Danuri, mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah dan para peserta.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para jurnalis dalam melaksanakan tugasnya. Sinergi antara jurnalis dan pemerintah adalah kunci untuk membangun masyarakat yang cerdas dan berwawasan,” ungkap Syamsudin.

Dikatakan, Workshop ini menekankan pentingnya komitmen bersama untuk menjaga integritas, transparansi, dan kepercayaan publik. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan kesungguhan para jurnalis, diharapkan kolaborasi ini dapat membawa Kotawaringin Barat menuju masa depan yang lebih maju dan berdaya saing.

(man)

Bagikan:
Berita Populer