SAMPIT – Calon Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Sanidin menegaskan komitmennya untuk menerapkan nilai-nilai filosofi Habaring Hurung yang bermakna hidup dalam kebersamaan dan gotong royong dalam setiap aspek pembangunan di Kotim.
Sanidin menyebutkan bahwa filosofi Habaring Hurung akan diwujudkan melalui aksi strategis, termasuk penguatan bidang kebudayaan.
“Kami memiliki program yang fokus pada kebudayaan, seperti penguatan dewan kesenian, optimalisasi pelaku seni dan budaya, serta bantuan kepada paguyuban seni dan budaya,” kata Sanidin, Sabtu 23 November 2024.
Program ini tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga menjadikannya identitas daerah yang tercermin dalam bangunan kantor, lembaga pendidikan, dan berbagai aktivitas sosial.
Calon Wakil Bupati Kotim Siyono menambahkan untuk memperkuat semangat gotong royong, SS berencana mendirikan rumah aspirasi yang akan berfungsi sebagai pusat diskusi masyarakat.
Rumah aspirasi ini akan dilengkapi dengan ruang konsenter, kopi morning, dan portal anggaran yang transparan, semua proses pembangunan akan melibatkan masyarakat, tokoh agama, dan pihak-pihak lain.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa partisipasi masyarakat,” tegasnya.
Keduanya menekankan pentingnya sinergi dengan pihak ketiga, seperti investor dan program Corporate Social Responsibility (CSR), untuk mendukung pembangunan di Kotim, seperti motto Habaring Hurung tau bergotong royong.
“Dengan gotong royong, termasuk melalui APBD yang optimal dan keterlibatan CSR, kita bisa mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa semua program dan kebijakan akan selaras dengan visi dan misi pemerintah pusat serta provinsi.
“Habaring Hurung bukan hanya slogan, tetapi menjadi prinsip dasar dalam membangun Kotim sebagai daerah yang sejahtera, berkeadilan, dan harmonis,” tutupnya.
Keduanya berharap, semangat kebersamaan ini dapat menggerakkan masyarakat Kotim untuk bersatu dalam membangun daerah yang lebih baik, sesuai dengan nilai-nilai luhur yang dipegang teguh oleh masyarakat setempat.
(Nardi)











