PALANGKA RAYA – Warga Desa Batu Hambawang, Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, mengusulkan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Kalimantan Tengah (Kalteng).
Mereka meminta agar kawasan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) seluas 1.300 hektare di desa tersebut ditetapkan sebagai Area Penggunaan Lain (APL).
Aspirasi ini disampaikan oleh Juru Bicara Reses DPRD Kalteng Daerah Pemilihan (Dapil) III, Bryan Iskandar, yang mencakup Kabupaten Kotawaringin Barat, Lamandau, dan Sukamara.
“Di Desa Batu Hambawang terdapat Program TORA kurang lebih 1.300 hektare. Usul agar menjadi kawasan APL, masyarakat mohon dukungan kepada anggota DPRD Kalteng dari Tim Daerah Pemilihan Kalteng III untuk mendorong RTRWP di kawasan tersebut dapat direvisi dan diakomodir,” ujarnya Bryan belum lama ini.
Masyarakat di Kecamatan Sematu Jaya juga mengusulkan adanya penimbunan jalan pertanian seluas 6 hektare. Jalan tersebut katanya, rusak akibat banjir dan hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua.
Selain itu, masyarakat mengusulkan adanya bantuan program kegiatan untuk pengelolaan sampah dilingkungan Kecamatan Sematu Jaya.
“Mohon bantuan pembuatan sumur bor di sawah Desa Tri Tunggal, karena apabila musim kemarau kesulitan air untuk pertanian,” kata Bryan.
Lebih lanjut Bryan menyampaikan, masyarakat mendorong adanya program listrik masuk sawah. Menurutnya, hal tersebut sangat mambantu petani.
“Dengan adanya listrik masuk sawah akan mengantisipasi dan mengurangi serangan hama disawah,” ungkapnya.
Masyarakat mengusulkan pembangunan atau perbaikannya infrastruktur jalan di Desa Jangkar Prima menuju Desa Wonorejo yang saat ini rusak parah.
Kemudian, masyarakat mengusulkan adanya pembangunan gedung posyandu. Karena gedung saat ini kurang memadai untuk pelayanan kesehatan msyarakat.
Selain itu, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, warga meminta dukungan pengembangan Desa Wisata berbasis UMKM, perikanan, dan peternakan, termasuk bantuan untuk peternakan kambing dan sapi.
Warga meminta program pelatihan bagi remaja agar mereka lebih tertarik bertani dibandingkan mencari pekerjaan instan.
“Desa Batu Hambawang juga membutuhkan pembangunan jalan lingkungan yang beraspal untuk mendukung mobilitas warga,” tambahnya.
Sementara di Desa Mekar Mulya, warga mengusulkan pembangunan tanggul untuk mencegah banjir yang kerap merendam lahan pertanian mereka.
“Permintaan pembangunan tower atau pemancar penguat sinyal juga diajukan mengingat masih adanya kendala komunikasi akibat minimnya jaringan di wilayah tersebut,” pungkasnya.
(Syauqi)












