Puruk Cahu – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2025 bukan hanya acara seremonial belaka, melainkan sebuah kesempatan penting untuk menyerap aspirasi masyarakat. Anggota DPRD Mura, Rejikinoor, menegaskan bahwa Musrenbang adalah forum strategis yang memainkan peran kunci dalam menyelaraskan perencanaan pembangunan daerah dengan prioritas yang akan dijalankan pada 2026.
“Kami dari DPRD menilai bahwa Musrenbang ini memang harus dilaksanakan sesuai dengan perundangan yang telah diatur, tetapi ada beberapa hal yang kami pandang sangat penting khusus dari fraksi PPP bahwa kegiatan Musrenbang ini bukan kegiatan seremonial,” kata Rejikinoor, Senin (27/1/2025).
Mereka berkeinginan, kata dia, Musrenbang bentuk wujud tahapan-tahapan dalam perencanaan pembangunan yang secara berjenjang baik dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten, provinsi bahkan nasional.
“Artinya pembangunannya adalah berkesinambungan selaras dengan program Presiden kita Prabowo Subianto dan juga visi misi gubernur dan Pemkab Murung Raya secara keseluruhan,” kata Rejikinoor.
Menurutnya lagi, program pembangunan yang diharapkan adalah disamping dengan perencanaan pembangunan adalah infrastruktur juga yang tidak kalah penting adalah bidang pendidikan dan juga kesehatan.
Selain itu, mereka juga berupaya menciptakan lapangan kerja ataupun pelatihan-pelatihan keterampilan yang diharapkan masyarakat Mura selain pembangunan yang sudah berjalan atau dibenahi seperti jembatan-jembatan yang sudah rusak atau infrastruktur jalan.
Selain itu, masalah air bersih juga menjadi prioritas. Mereka berharap, dengan adanya Musrenbang ini dengan anggaran yang cukup besar diharapkan bisa bermanfaat untuk masyarakat Murung Raya.
“Dengan dana cukup besar yang diusulkan baik di tingkat desa/kelurahan, kecamatan dan kabupaten yang asal usul oleh masyarakat betul-betul bisa terakomodir, paling tidak prioritas,” pungkasnya.












