NANGA BULIK – Hujan deras yang terus mengguyur Kabupaten Lamandau dalam sepekan terakhir membuat debit air Sungai Lamandau meningkat. Polres Lamandau pun mengimbau warga bantaran sungai agar lebih waspada terhadap potensi banjir.
Kapolres Lamandau AKBP Bronto Budiyono melalui Kasatbinmas AKP Edy Jaka Purwanto mengatakan pihaknya telah menginstruksikan Polisi RW dan anggota Binmas untuk patroli dan memberikan peringatan langsung kepada warga.
“Warga bantaran sungai harus waspada, terutama saat hujan deras. Anak-anak dan lansia sebaiknya menjauh dari sungai ketika debit air naik,” kata Edy. Kamis,
Berdasarkan pemantauan, debit air Sungai Lamandau saat ini turun 30 cm dan masih dalam level siaga 3. Artinya, belum ada permukiman yang terdampak banjir.
Namun, beberapa desa di bantaran sungai tetap dalam risiko, seperti Desa Sungai Mentawa, Desa Bunut, Kelurahan Nanga Bulik, Desa Batu Kotam, dan Desa Guci.
Selain itu, Polres Lamandau juga mengingatkan warga agar tidak membuang sampah ke sungai, yang bisa memperparah banjir.
“Kami imbau warga lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai dan tetap menjaga kebersihan lingkungan. Lebih baik mencegah daripada menyesal,” tutupnya.
(andre)












