SAMPIT – Kepolisian terus mendalami kasus kematian Jaka (17) yang jasadnya ditemukan di Desa Bajarum, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Hingga kini, sudah enam saksi dimintai keterangan guna mengungkap penyebab kematiannya.
“Sudah ada enam saksi yang kami mintai keterangan,” ujar Kapolsek Kota Besi, Iptu Rohman Hakim, saat dikonfirmasi, Kamis, 6 Februari 2025.
Meskipun pemeriksaan saksi telah dilakukan, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian korban.
“Kasus tersebut masih kami dalami, apakah penyebabnya karena lakalantas atau penyebab lain,” ujarnya.
Rohman juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini kasus tersebut juga belum ada mengarah kepada tersangka, dikarenakan penyelidikan yang masih belum juga menemukan titik terang.
“Belum ada mengarah tersangka, kami masih lakukan penyelidikan penyebab kematiannya,” ungkapnya.
Dari berita sebelumnya, diketahui bahwa Jaka sempat diserang oleh orang tak dikenal sebelum ditemukan tewas tergeletak di samping rumah warga.
“Beberapa hari sebelum ditemukan tewas, kami mendapat informasi bahwa rumah korban sempat diserang oleh sejumlah orang tak dikenal,” kata Sh kerabat korban.
Pihak keluarga mengharapkan adanya kejelasan terkait kasus kematian Jaka, apabila adanya tindak pidana mereka berharap pelaku cepat tertangkap dan dihukum seadil-adilnya.
(Oktavianto)












