Lurah Pasir Putih Usulkan Pembangunan Depo Atasi Tumpukan Sampah

NARDI/BERITA SAMPIT - Kondisi tumpukan sampah di Jalan Sawit Raya Sampit.

SAMPIT – Tumpukan sampah kembali menggunung di Jalan Sawit Raya, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, (Kotim), Rabu 12 Februari 2205.

Sampah yang sebelumnnya sudah pernah diangkut ini menimbulkan bau tak sedap dan mengganggu pengguna jalan, lokasi tersebut seolah menjadi tempat pembuangan akhir (TPA) bagi masyarakat sekitar.

Seorang warga setempat, Randi mengungkapkan, meski sebelumnya sampah di lokasi itu sudah pernah diangkut, warga tetap membuang sampah di sana.

“Depo sampah jauh, harus ke Kota Sampit dengan jarak sekitar 6-7 kilometer. Jadi banyak yang memilih membuang di sini,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Pasir Putih, Zainal Arifin, mengatakan bahwa masalah sampah di Jalan Sawit Raya sudah lama menjadi atensi mereka. Pihaknya telah mengusulkan pembangunan depo sampah di wilayah tersebut agar warga tidak perlu jauh membuang sampah.

“Lokasi depo yang ada saat ini berada di wilayah dalam kota dengan jarak sekitar 6 kilometer. Mungkin karena anggaran belum tersedia, usulan depo sampah ini belum terealisasi,” jelasnya.

Zainal yang sebelumnya pernah menjadi Ketua RT di wilayah tersebut juga menambahkan bahwa awalnya lokasi tersebut memang disediakan untuk warga sekitar sebagai tempat pembuangan sementara dengan lahan hibah dari warga sendiri.

Namun, lama-kelamaan banyak warga dari perumahan dan jalan lain yang ikut membuang sampah di sana, sehingga semakin menumpuk.

Untuk mengatasi hal ini, pihak kelurahan berencana menggelar gotong royong bersama warga guna mengangkut sampah ke truk. Namun, jika sampah dibakar, dikhawatirkan bisa memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Kami juga mengimbau warga agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di pinggir jalan, karena bisa mengganggu akses. Bahkan di depo sampah pun banyak yang membuang sampah di luar, bukan ke dalam tempat yang sudah disediakan,” pungkasnya.

baca juga ...  Ditpolairud Polda Kalteng Beri Bantuan Sosial di DAS Mentaya Melalui Program Polisi RW

(nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!