PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berencana menggelar sayembara untuk menentukan nama resmi Bundaran Besar Palangka Raya. Kepala Dinas PUPR Kalteng, Juni Gultom, mengatakan proses penamaan masih terus diupayakan dan akan dilakukan melalui sayembara terbuka.
“Penamaan bundaran sampai sekarang kita masih usahakan. Kita nanti akan sayembara, mudah-mudahan mendapatkan yang terbaik dari sayembara itu nanti,” ujarnya, Jum'at 4 Juli 2025.
Terkait waktu pelaksanaan dan target peresmian nama, Juni menyebutkan pihaknya masih dalam tahap konsultasi.
“Nanti kami konsultasikan dulu. Sampai sekarang masih berproses untuk mendapatkan nama terbaik untuk Bundaran Besar,” katanya.
Ia menambahkan, sayembara penamaan bundaran tersebut direncanakan berlangsung tahun ini, setelah pelaksanaan sayembara desain rumah Huma Betang.
“Sayembara ini mudah-mudahan tahun ini dan kita dahulukan dulu dengan sayembara Huma Betang. Mudah-mudahan tidak terlalu lama,” jelasnya.
Mengenai hadiah bagi pemenang, Juni menyebutkan nominalnya akan cukup besar sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.
“Berkisar antara Rp25 juta sampai Rp100 juta, mudah-mudahan tidak berubah. Dan saya kira ini menjadi motivasi bagi semua yang terlibat dalam pembangunan daerah,” pungkasnya.
(Syauqi)












