KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas terus menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda berjiwa nasionalis dan berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila. Hal ini ditandai dengan pelantikan tujuh Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Gunung Mas oleh Bupati Jaya Samaya Monong untuk masa bakti 2025–2029. pada Senin 14 Juli 2025.
Adapun susunan pengurus DPPI yang dilantik yakni, Mikhael Rovando Tobyas sebagai Ketua, Alda Daratista sebagai Wakil Ketua, Paula Kristin sebagai Sekretaris, Jimmi Pernando sebagai Kepala Divisi Dukungan Pembentukan Purna Paskibraka Duta Pancasila, Noferdy Admajaya sebagai Kepala Divisi Peningkatan Kompetensi, Try Pebriadi sebagai Kepala Divisi Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila, Teddy Apriliantoni sebagai Kepala Divisi Komunikasi, Teknologi dan Informasi.
Dalam sambutannya, Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong menyampaikan pesan penuh semangat kepada para pengurus yang baru dilantik.
“Ini bukan pekerjaan yang mudah, tapi saya yakin adik-adik mampu melaksanakannya. Semuanya harus diperjuangkan sejak dini, dengan niat, tekad, semangat, kerja keras, keuletan, dan ketekunan,” ujarnya.
Pengurus DPPI memiliki tanggung jawab besar dalam membantu BPIP dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gunung Mas untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila, semangat kebangsaan, persatuan, dan cinta tanah air kepada generasi muda.
Mereka juga bertugas melaksanakan pembinaan lanjutan terhadap Purna Paskibraka Duta Pancasila, mendukung pelatihan ideologi Pancasila, serta menyampaikan laporan berkala kepada pemerintah pusat dan daerah.
Masa jabatan pengurus ditetapkan selama empat tahun dan tidak dapat diperpanjang. Seluruh biaya pelaksanaan tugas DPPI dibebankan kepada anggaran Badan Kesbangpol Kabupaten Gunung Mas.
Pada kesempatan ini juga dia berharap para pengurus DPPI dapat menjadi motor penggerak dalam penguatan ideologi Pancasila, khususnya di kalangan generasi muda.
“Mereka adalah teladan bagi generasi saat ini, sekaligus harapan bangsa untuk masa depan yang lebih baik,” beber Jaya Samaya Monong. (ale)












