Setelah AI, Sosok GN Muncul sebagai “Bos Baru” Tambang Emas Ilegal di Kawan Batu

IST/BERITASAMPIT - Foto ilustrasi.

SAMPIT – Polemik tambang emas ilegal di Kawan Batu, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten (Kotim), kian menyeret nama-nama baru yang diduga menjadi pemain besar di balik aktivitas tambang tanpa izin tersebut.

Setelah inisial AI, seorang pengusaha asal Sampit, ramai disebut publik pada 10 Juli 2025 lalu sebagai “mafia tambang”, kini muncul sosok baru yang disebut tak kalah berpengaruh. Pria berinisial GN disebut-sebut ikut mengendalikan jalannya distribusi emas ilegal di lokasi tersebut.

Salah seorang warga, TY, mengungkapkan bahwa GN merupakan bos besar lainnya yang menjadi tujuan para pengepul emas di lapangan.

“Ada bos lagi selain AI, dia dari Sampit juga inisialnya GN, para pengepul di sini menyetorkan emas ke dia,” ucap TY.

Dirinya menyebut saat ada operasi besar-besaran dari Polres Kotim, AI mengintruksikan anak buahnya untuk berhenti membeli emas kepada para penambang.

“Saat rajia AI menyuruh anak buahnya berhenti bekerja sementara,” ucapnya.

Dirinya menyebut saat AI dan anak buahnya berhenti membeli emas GN dan anakbuahnya tetap bekerja, ada dua orang lain lagi selain itu dan namanya masih belum diketahui.

“AI berhenti sementara, GN dan anak buahnya tetap membeli emas, ada dua orang lagi tapi saya tidak tahu namanya,” pungkas TY.

(UTOMO)

baca juga ...  Kadis Kominfo Seruyan dan Penyedia Layanan Internet Korupsi Rugikan Negara Rp1,5 Miliar
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!