PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan Rapat Pimpinan Bulan Juli 2025 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu pagi, 23 Juli 2025.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, dengan fokus pembahasan terhadap penyelarasan visi, misi, serta langkah-langkah strategis pelaksanaan program prioritas pemerintah daerah.
Dalam arahannya, Gubernur Agustiar Sabran meminta seluruh pimpinan OPD, Asisten, dan Staf Ahli yang dinahkodai oleh Sekretaris Daerah (Sekda) agar aktif berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota guna memastikan kelancaran berbagai program pembangunan, terutama di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, sosial, dan keagamaan.
“Kepala OPD, Asisten, Staf Ahli dinahkodai oleh Sekda diminta untuk terus berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota memastikan program infrastruktur, pendidikan, sosial, keagamaan, dan kesehatan dapat berjalan dengan lancar dan mendapatkan data yang akurat,” tegas Agustiar.
Ia juga menekankan pentingnya pelaporan secara berkala mengenai perkembangan kegiatan di masing-masing OPD serta menumbuhkan semangat kerja yang proaktif dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Ubah karakter dan mindset untuk berbuat maksimal untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.
Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo, dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa seluruh program strategis nasional harus terus dimonitor secara ketat, karena berdampak langsung terhadap kemajuan pembangunan di Kalteng.
Termasuk salah satu program prioritas andalan pemerintah daerah, yakni Kartu Huma Betang, yang dijadwalkan mulai diterapkan pada tahun 2026.
“Kartu Huma Betang yang akan resmi berlaku tahun 2026 harus dipersiapkan dengan matang pendistribusiannya,” ujar Edy.
Sementara itu, Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa rapat kali ini juga membahas delapan program prioritas dalam kerangka Huma Betang yang akan dilaksanakan mulai tahun depan.
Beberapa di antaranya adalah Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, Sekolah Unggulan, serta program kesehatan Universal Health Coverage (UHC).
Selain itu, rapim juga mengulas perkembangan Program Strategis Nasional seperti pengembangan Kawasan Industri Sungai Bakau, pembangunan Pelabuhan Batanjung, Bendungan Muara Juloi, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), pemanfaatan Gedung Batang Garing, hingga penyelarasan dengan dokumen perencanaan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).
“Rapim ini merupakan forum strategis yang dipimpin langsung oleh Gubernur dan menjadi wadah untuk menyampaikan arah kebijakan serta konsolidasi pelaksanaan tugas seluruh perangkat daerah ke depan,” pungkas Plt. Sekda.
Turut hadir dalam rapat tersebut para Asisten Sekda, Staf Ahli Gubernur, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kalteng.
(Sya'ban)












