Disiapkan Jadi Kawasan Strategis Penyangga IKN, Gubernur Kalteng Serukan Kolaborasi Lintas Sektor

IST/BERITASAMPIT - Ilustrasi kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Pemerintah Provinsi menyiapkan Kabupaten sebagai salah satu kawasan strategis penyangga IKN.

– Gubernur (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menegaskan bahwa Kabupaten memiliki peran strategis sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Hal ini ditegaskannya saat memberikan sambutan dalam upacara peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten , Selasa pagi, Agustus 2025, di halaman Kantor Bupati.

Dalam pidatonya, Gubernur menyampaikan bahwa posisi geografis yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Timur menjadikannya salah satu wilayah prioritas dalam perencanaan pembangunan jangka menengah dan panjang.

adalah gerbang timur yang berbatasan langsung dengan IKN. Ini bukan beban, tapi peluang besar bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk tumbuh lebih cepat jika disiapkan dengan tepat,” ujar Gubernur Agustiar.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan momentum hari jadi ini sebagai panggilan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Gubernur menekankan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten harus dikedepankan demi menjawab tantangan pembangunan di era baru.

“Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Kita harus menyatu dari pusat hingga ke , menghilangkan ego sektoral, dan menyatukan visi untuk kemajuan bersama,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap pengembangan daerah penyangga IKN, Pemerintah Provinsi Kalteng akan meluncurkan Program Huma Betang Sejahtera mulai tahun 2026.

Program ini dirancang untuk mempercepat akses pelayanan dasar, meningkatkan daya saing ekonomi lokal, dan memperkuat ketahanan sosial budaya masyarakat adat.

“Kami ingin pembangunan hadir dan dirasakan hingga pelosok . Tidak boleh ada yang tertinggal, khususnya masyarakat adat dan kelompok rentan,” tambahnya.

Gubernur juga menekankan pentingnya penguatan sektor unggulan daerah seperti pertanian, perkebunan, kehutanan rakyat, dan perikanan air tawar.

Ia melihat potensi komoditas lokal seperti kopi, kakao, rotan, dan karet sebagai pilar ekonomi daerah yang harus dikelola secara berkelanjutan.

punya potensi luar biasa. Tapi untuk mengoptimalkannya, kita butuh SDM yang unggul dan ekosistem ekonomi yang mendukung. Inilah yang sedang kita siapkan secara bertahap,” jelasnya.

Ia juga menyinggung pentingnya dukungan terhadap berbagai program seperti Makan Bergizi Gratis, pencegahan stunting, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih, yang dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat di kawasan penyangga IKN.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur menyerukan agar seluruh elemen masyarakat tetap menjunjung tinggi semangat Lewu Hante atau Huma Betang sebagai filosofi hidup orang Dayak yang sarat nilai persatuan dan toleransi.

“Inilah modal sosial kita untuk menyambut transformasi besar yang sedang terjadi. Mari kita songsong Indonesia Emas 2045 dengan tekad dan kerja keras dari ,” pungkasnya.

(Sya'ban)

baca juga ...  70 Persen Praktik, D1 Pertanian Kalteng Cetak Tenaga Siap Kerja
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!