70 Persen Praktik, D1 Pertanian Kalteng Cetak Tenaga Siap Kerja

IST/BERITASAMPIT - ilustrasi.

– Program D1 Vokasi Pertanian di Universitas Muhammadiyah (UMPR) menerapkan sistem pembelajaran berbasis praktik dengan komposisi 70 persen kegiatan lapangan dan 30 persen teori di kelas.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi (Kalteng), Muhammad Reza Prabowo, mengatakan pendekatan tersebut dirancang untuk mencetak tenaga terampil yang siap langsung terjun ke lapangan.

“Ketika belajar menanam atau membajak sawah, itu sudah memiliki nilai ekonomis. Bahkan penggunaan alat seperti traktor juga dihitung per meternya,” ujarnya dalam keterangannya, Senin, 20 April 2026.

Ia menjelaskan, mahasiswa tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga terlibat langsung dalam aktivitas pertanian yang bernilai ekonomis.

Reza menambahkan, program ini ditargetkan segera berjalan setelah izin prinsip dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi diterbitkan.

“Izin prinsipnya ditargetkan terbit dalam waktu dekat untuk mendukung program Presiden Prabowo Subianto, yaitu cetak sawah rakyat,” katanya.

Menurutnya, program D1 ini terbuka bagi berbagai kalangan, termasuk lulusan sarjana yang ingin menambah keterampilan praktis di sektor pertanian.

“Tidak masalah meskipun sudah S1, jika ingin mengambil D1 lagi dipersilakan, karena orientasinya langsung kerja,” jelasnya.

Diketahui, Program D1 Vokasi Pertanian di UMPR resmi diluncurkan sebagai upaya mencetak tenaga terampil sekaligus mendukung program cetak sawah.

Peluncuran tersebut dirangkaikan dengan Wisuda Gelombang I Tahun 2026 serta ground breaking pembangunan UMPR Hall di Kampus 2 UMPR, , Kamis, 23 April 2026.

Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, menyebut program ini sebagai langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda yang siap kerja sekaligus memperkuat sektor pangan daerah.

“Harapannya, anak-anak Kalteng tidak hanya melanjutkan pendidikan, tetapi juga memiliki kemampuan yang langsung bisa diterapkan di lapangan,” ujarnya.

Program ini direncanakan menampung sekitar 2.000 lulusan SMA/sederajat dari seluruh wilayah Kalteng melalui Akademi Komunitas Muhammadiyah .

(Sya'ban)

baca juga ...  Pemprov Kalteng Jaga Stabilitas Pasokan-Harga Pangan Jelang Idulfitri melalui Pasar Murah-GPM
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!