KUALA PEMBUANG – Suasana berbeda terlihat di lapangan upacara SMAN 1 Seruyan Tengah pada Kamis 28 Agustus 2025 pagi. Bukan hanya derap langkah barisan siswa, melainkan edukasi penting dari jajaran Polsek Seruyan Tengah yang hadir untuk membekali para pelajar tentang bagaimana menyikapi aksi demo dan ancaman informasi hoaks di era digital.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB ini dipimpin oleh Brigpol Rico Sherif Yulianto, Brigpol Slamet Riadi, dan Bripda Isma Riski Saputra. Mereka mengajak para siswa untuk tidak mudah terbawa arus isu yang tengah ramai di Jakarta, serta mengingatkan bahaya besar jika terjebak dalam penyebaran berita palsu.
“Anak-anak harus lebih pintar memilah informasi. Jangan asal percaya, apalagi ikut menyebarkan. Bisa berakibat fatal,” pesan Brigpol Rico di hadapan ratusan siswa.
Selain edukasi soal hoaks, polisi juga mengingatkan pentingnya menjaga fokus utama sebagai pelajar, yakni menuntut ilmu. Mereka menekankan agar siswa-siswi tetap menghormati guru dan menjadikan sekolah sebagai tempat membangun masa depan, bukan terbawa arus isu yang bisa menjerumuskan.
Para siswa terlihat antusias mengikuti penyampaian materi, bahkan beberapa di antaranya aktif bertanya seputar penggunaan media sosial yang sehat dan aman. Kegiatan ini pun berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna, serta diakhiri dengan pesan motivasi agar generasi muda Seruyan Tengah menjadi pribadi yang cerdas, bijak, dan terarah.
Dengan sosialisasi ini, Polsek Seruyan Tengah berharap pelajar tidak hanya cakap dalam akademik, tetapi juga kuat dalam menghadapi derasnya arus informasi digital yang kerap memunculkan godaan provokasi dan kabar bohong.
(ASY)












