SAMPIT – Perjalanan Cempaga All Star FC di ajang Turnamen Gubernur Cup Zona Barat 2025 masih berlanjut ke 8 besar. Tim ini sukses menyingkirkan Kades FC dengan skor tipis 1-0 pada laga 16 besar yang berlangsung di Stadion 29 November Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu 27 September 2025 lalu.
Pelatih Cempaga All Star FC, Agus Sugianto, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil tersebut. Ia menilai kemenangan ini buah kerja keras seluruh tim selama ini.
Meski masih ada kekurangan yang perlu diperbaiki, terutama terkait keterbatasan pemain junior yang membuat rotasi tidak berjalan maksimal.
“Saya bangga dengan perjuangan anak-anak di lapangan, juga apresiasi untuk manajer, ofisial, dan dukungan suporter yang luar biasa,” ujarnya, Senin 29 September 2025.
Agus menambahkan, lawan yang menanti di babak 8 besar tidak mudah karena berasal dari Kecamatan Cempaga Hulu, tim yang dikenal diperkuat banyak pemain berpengalaman. Namun, ia menegaskan pihaknya tidak akan gentar.
“Persiapan harus lebih matang agar target menuju semifinal bisa tercapai, karena pertandingan nanti akan menjadi ujian berat,” ujarnya.
Di sisi lain, Manajer Cempaga All Star FC, Ancah, menyoroti minimnya fasilitas pendukung olahraga di wilayah mereka. Ia berharap pemerintah daerah, pemerintah desa serta perusahaan yang beroperasi di sekitar Kecamatan Cempaga bisa ikut berperan dalam mendorong perkembangan olahraga, khususnya sepak bola.
“Potensi olahraga di Cempaga besar, hanya saja masih terbatas dari sisi fasilitas maupun pembinaan. Kami ingin pemerintah desa dan pihak perusahaan bisa terlibat, bukan dalam bentuk bantuan dana, tetapi juga penyediaan lapangan yang representatif, sarana latihan, hingga pembinaan bagi pemain usia dini,” jelasnya.
Ancah optimistis, jika ada sinergi semua pihak, bibit muda di Cempaga dapat berkembang dan mengharumkan nama daerah pada ajang yang lebih tinggi.
Kemenangan ini menjadi bukti semangat juang Cempaga All Star FC, meski keterbatasan masih menjadi tantangan. Dukungan pemerintah desa dan perusahaan diharapkan mampu menjadi tambahan energi bagi kemajuan olahraga di Kecamatan Cempaga.
(Nardi)












