SAMPIT – Proyek pembangunan dua unit Mandi, Cuci, Kakus (MCK) umum di Desa Jemaras, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tengah menjadi perbincangan hangat. Anggaran sebesar Rp 126.727.000 dari Dana Desa (DD) yang digelontorkan untuk membangun fasilitas berukuran 2×3 meter itu menuai sorotan warga.
Bangunan yang berdiri di kawasan pemukiman RT 005 tersebut kini masih dalam tahap pengerjaan dengan target penyelesaian 30 hari kalender. Namun, penampakan fisik MCK yang dianggap sederhana membuat publik mempertanyakan kesesuaian anggarannya.
Kepala Desa setempat Moju Betti Suheri saat dikonfirmasi menyebut bahwa besok tim akan turun mengecek ke lapangan.
“Besok akan ada tim turun mengecek ke lapangan, itu bangunan ada dua tempat. Jadi ada dua bangunan WC yang dibangun,” sebutnya saat dikonfirmasi, Kamis 2 Oktober 2025.
Kendati demikian, dirinya enggan berkomentar lebih detail saat ditanyai tim dari mana yang akan mengecek ke lapangan dan terkait kapan pengerjaan pembangunan itu selesai.
Namun dari informasi yang dihimpun bahwa pembangunan proyek itu juga mendapat dukungan dari sebagian warga setempat, tetapi tak sedikit yang menyayangkan dengan nilai yang cukup fantastis bangunan itu terkesan biasa saja.
(Jimmy)












