Dishub Kotim Pastikan Dermaga Pulau Hanaut Beroperasi Akhir 2025

NARDI/BERITASAMPIT - Kadishub Kotim, Raihansyah.

SAMPIT – Dinas Perhubungan Kabupaten (Kotim) memastikan dermaga penyeberangan di Pulau Hanaut yang menghubungkan Kecamatan Mentaya Hilir Selatan akan mulai beroperasi pada akhir tahun 2025.

Kepala Dinas Perhubungan Kotim, Raihansyah, menyampaikan bahwa dermaga tersebut merupakan aset Kementerian Perhubungan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah , yang pembangunannya telah rampung dan kini siap difungsikan.

“Pembangunannya memang dilakukan oleh Kementerian, jadi ranahnya ada di BPTD sebagai perpanjangan tangan di Kalteng. Kemarin disampaikan proyek ini sudah selesai dan bisa dimanfaatkan, saat ini kami sedang menyiapkan tahap operasional,” kata Raihansyah, Kamis 23 Oktober 2025.

Ia menjelaskan, pihaknya bersama BPTD sudah melakukan survei dan pertemuan untuk membahas pemanfaatan dermaga yang melintasi Sungai Mentaya  tersebut. 

Dalam waktu dekat, Dishub Kotim akan melaksanakan sosialisasi bersama para camat dan kepala se-Kecamatan Pulau Hanaut.

“Rata-rata operator kapal sudah menyetujui rencana pemindahan dermaga ini. Sekarang kami sedang memproses perizinan pelabuhan dan administrasi lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Raihansyah menuturkan bahwa pada tahap awal operasional, dermaga tersebut hanya akan difungsikan untuk penyeberangan penumpang dan sepeda motor, sama seperti dermaga lama.

Untuk sementara, Dishub fokus dulu pada penyeberangan orang dan motor. Permintaan masyarakat agar kendaraan roda empat bisa menyeberang memang ada, tapi kendalanya di armada ferry. 

“Saat ini yang beroperasi masih milik swasta, sedangkan untuk pengadaan ferry pemerintah daerah memerlukan anggaran besar, sekitar Rp2 miliar untuk tipe LCT,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya menilai dermaga tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi jalur penyeberangan kendaraan roda empat di masa mendatang.

“Ke depan sangat memungkinkan penyeberangan mobil bisa dilakukan, apalagi melihat kondisi dermaga hasil pembangunan BPTD itu memang sudah memungkinkan untuk akses kendaraan roda empat,” ungkapnya.

baca juga ...  Warga Bandung Acung Jempol Tradisi Mandi Safar di Kotim

Dermaga yang terletak di Bapinang, Kecamatan Pulau Hanaut, dan Basirih Hulu, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, sebenarnya telah selesai dibangun cukup lama. 

Namun pemanfaatannya tertunda karena masih menunggu pengalihan kewenangan dari Kementerian Perhubungan ke pemerintah daerah.

Sebelumnya, Anggota DPRD Kotim Dapil 3, Wahito Fajriannoor, juga telah mengusulkan agar dermaga tersebut segera dioperasikan dan dapat dilalui kendaraan roda empat. Menurutnya, keberadaan dermaga ini akan sangat membantu mobilitas warga serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Pulau Hanaut.

“Masyarakat berharap dermaga ini segera dioperasikan agar kendaraan roda empat bisa menyeberang. Minimal pemerintah daerah menyediakan ferry supaya mobil bisa menyeberang,” kata Fajrin.

Ia menambahkan, dermaga yang sudah siap digunakan itu jangan sampai terbengkalai. Operasional dermaga dinilai akan menjadi titik awal kemajuan infrastruktur di Pulau Hanaut yang selama ini terisolasi oleh Sungai Mentaya. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!