Pemkab Komitmen Kendalikan Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga Jelang Akhir Tahun

IST/BERITASAMPIT- Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) , mengikuti Rapat Pengendalian Inflasi Tahun 2025 yang digelar secara virtual di ruang rapat kantor Bupati .

KASONGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah, Markurius Abednegoe, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) , mengikuti Rapat Pengendalian Inflasi Tahun 2025 yang digelar secara virtual di ruang rapat kantor Bupati setempat, Selasa 11 November 2025.

Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pembahasan pertumbuhan ekonomi daerah Triwulan III dan evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Bupati dan diikuti seluruh pemerintah provinsi, kabupaten, serta kota se-Indonesia.

Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri). Dalam arahannya, Sekjen menegaskan bahwa pengendalian inflasi menjadi salah satu prioritas yang memerlukan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah.

Menurut Sekjen Kemendagri, pemerintah daerah harus aktif mengambil langkah nyata di lapangan, terutama dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok menjelang akhir tahun. Hal ini penting untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Selain isu inflasi, rapat juga membahas perkembangan pertumbuhan ekonomi daerah pada Triwulan III Tahun 2025. Pemerintah pusat mengingatkan agar momentum pertumbuhan ekonomi tetap dijaga di tengah ketidakpastian global dan fluktuasi harga bahan pangan.

Agenda rapat turut menyoroti evaluasi dukungan daerah terhadap Program 3 Juta Rumah. Program tersebut diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau, serta mendorong tumbuhnya sektor properti dan lapangan kerja di daerah.

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda , Markurius Abednegoe, mengatakan Pemkab bersama TPID terus berkomitmen menjaga kestabilan harga dan memperkuat koordinasi lintas sektor. Langkah ini menjadi bagian dari strategi daerah dalam mendukung kebijakan .

“TPID berkomitmen menjalankan arahan pemerintah pusat agar inflasi tetap terkendali dan ekonomi daerah tumbuh inklusif. Kami juga mendorong partisipasi semua pihak dalam menjaga pasokan bahan pangan serta memperkuat sektor-sektor produktif,” ujar Markurius.

Ia menambahkan, Pemkab akan terus memantau harga bahan pokok di pasar lokal dan memperkuat kerja sama dengan pelaku usaha untuk menjaga rantai pasok.

“Pamerintah Kabupaten berharap dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan daerah lain demi menjaga stabilitas ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di Bumi Penyang Hinje Simpei,” pungkasnya.

(Bitro)

baca juga ...  Bupati Saiful Apresiasi Guru Katingan, Serukan Perlawanan Terhadap Narkoba
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!