PALANGKA RAYA – Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Sunarti, menegaskan bahwa komitmen pemerintah dalam meningkatkan kehidupan keagamaan masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui program-program fasilitas keberangkatan ibadah, tetapi juga melalui pembinaan spiritual yang konsisten.
Hal itu ia sampaikan saat melepas 557 jamaah umrah fasilitasi Pemerintah Provinsi Kalteng di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis, 11 Desember 2025.
Sunarti menekankan bahwa program umrah yang rutin difasilitasi pemerintah merupakan bentuk perhatian nyata dalam memperkuat kualitas keberagamaan masyarakat.
Menurutnya, pemberangkatan jamaah bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat merasakan pengalaman spiritual di Tanah Suci.
“Program umrah ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung peningkatan kualitas kehidupan keagamaan masyarakat,” katanya.
Dalam sambutannya, Sunarti menyampaikan pesan agar seluruh jamaah menjaga ketulusan niat sebelum memasuki rangkaian ibadah.
Ia menekankan bahwa perjalanan umrah harus dijalani dengan hati yang bersih dan penuh kesungguhan, karena Tanah Suci merupakan tempat yang istimewa bagi umat Muslim dalam memperbaiki diri dan memohon ampunan.
Ia juga menyebut, kesempatan melaksanakan umrah harus dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat keimanan serta memperbanyak doa, termasuk doa untuk kemajuan Provinsi Kalimantan Tengah.
“Manfaatkan waktu di Tanah Suci untuk bermunajat dan mendekatkan diri kepada Allah. Jangan lupa mendoakan kemajuan dan kesejahteraan daerah kita tercinta,” ujarnya.
Selain menekankan aspek spiritual, Sunarti juga mengingatkan pentingnya etika dan kebersamaan selama berada di Tanah Suci. Ia meminta jamaah menjaga nama baik diri sendiri, rombongan, dan Provinsi Kalimantan Tengah.
Ia berharap para jamaah saling membantu, menjaga kekompakan, dan menunjukkan sikap saling menghormati sesama jamaah maupun jamaah dari daerah lain.
“Jagalah perilaku, tunjukkan keteladanan, dan pastikan setiap langkah mencerminkan nilai-nilai kebaikan sebagai wakil dari daerah,” imbuhnya.
(Sya'ban)












