SAMPIT – Arus penumpang di Bandara H Asan Sampit Kotawaringin Timur (Kotim) mengalami peningkatan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Penurunan harga tiket pesawat yang bertepatan dengan libur sekolah dan masa cuti sejumlah perusahaan disebut menjadi pendorong utama naiknya mobilitas masyarakat melalui transportasi udara.
Kepala Bandara H Asan Sampit Abdul Haris mengatakan, lonjakan paling terasa terjadi pada momen Hari Natal, tepatnya 25 Desember 2025. Secara akumulatif, jumlah penumpang datang dan berangkat pada periode 18–29 Desember 2025 mencapai 6.022 orang.
“Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, memang ada kenaikan. Tahun sebelumnya sekitar 5.392 penumpang, dan puncaknya tahun ini terjadi pada 25 Desember,” ujarnya, Selasa 30 Desember 2025.
Menurut Haris, selain faktor libur sekolah, mulai berkurangnya aktivitas operasional perusahaan juga ikut memicu peningkatan perjalanan udara. Kondisi tersebut diperkuat dengan adanya penyesuaian tarif tiket selama masa Nataru.
“Selama periode Nataru tarif tiket turun, dari kisaran Rp1,4 juta menjadi sekitar Rp1,2 juta. Kebijakan ini berlaku sejak 18 Desember hingga 4 Januari,” jelasnya.
Saat ini Bandara H Asan Sampit masih melayani tiga rute utama, yakni Sampit–Jakarta, Sampit–Surabaya, dan Sampit–Semarang. Dari ketiga rute tersebut, penerbangan menuju Surabaya tercatat memiliki tingkat keterisian paling tinggi.
“Rute Sampit–Surabaya rata-rata penuh, kapasitasnya sekitar 130 kursi,” katanya.
Dari sisi operasional, Haris memastikan tidak ada kendala teknis pada armada pesawat yang beroperasi. Namun demikian, faktor cuaca sempat memengaruhi ketepatan waktu penerbangan meski tidak sampai menyebabkan pembatalan.
“Secara teknis aman dan performa pesawat baik. Hanya cuaca yang sempat menyebabkan beberapa keterlambatan,” ungkapnya.
Sementara untuk arus balik, pihak bandara memprediksi pergerakan signifikan baru akan terjadi pada awal Januari 2026. Hingga kini, jumlah penumpang masih relatif stabil setelah lonjakan saat Natal.
“Perkiraan arus balik kemungkinan akhir pekan awal Januari. Saat ini masih cenderung stagnan,” tambahnya.
Sebagai bagian dari pelayanan Nataru, posko angkutan udara di Bandara H Asan Sampit telah beroperasi sejak 18 Desember 2025 dan dijadwalkan berakhir pada 5 Januari 2026. (nardi)












