SUKAMARA – Lapas Kelas III Sukamara bekerja sama dengan Polres Sukamara menggelar tes urine bagi pegawai dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) kasus narkotika.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan lapas tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba. Tes urine dilaksanakan di lingkungan Lapas Sukamara dengan pengawasan langsung petugas Polres.
Pemeriksaan dilakukan secara acak dan transparan terhadap sejumlah pegawai serta WBP yang tengah menjalani hukuman terkait kasus narkotika.
Kepala Lapas Kelas III Sukamara, Fajar Nurcahyono Assyifa, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah pencegahan sekaligus deteksi dini agar peredaran narkoba tidak masuk ke dalam lapas.
Menurutnya, tes urine juga menjadi bentuk komitmen bersama antara Lapas Sukamara dan aparat penegak hukum dalam mendukung program nasional pemberantasan narkotika.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan Lapas Sukamara benar-benar bersih dari narkoba serta menjaga integritas pegawai dan proses pembinaan warga binaan tetap berjalan sesuai aturan,” ujarnya pada Sabtu 10 Januari 2026.
Sementara itu, petugas Polres Sukamara yang terlibat dalam pemeriksaan menyampaikan bahwa tes urine dilakukan sesuai prosedur dan standar yang berlaku. Dari hasil pemeriksaan, seluruh sampel yang diuji dinyatakan negatif dan tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba.
Dengan hasil tersebut, pihak Lapas berharap suasana pembinaan di dalam lapas dapat terus berlangsung secara aman, sehat, dan bebas dari pengaruh narkotika. (enn)












