MUARA TEWEH – Ditpolairud Polda Kalteng terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah pesisir dan aliran sungai.
Melalui Mako Perwakilan Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, personel Ditpolairud kembali melaksanakan kegiatan sambang ke Desa Nelayan Binaan, Sabtu 10 Januari 2026.
Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan upaya strategis untuk memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat nelayan dalam menciptakan lingkungan yang tertib dan taat hukum.
Dirpolairud Polda Kalteng, Kombes Pol. Dony Eka Putra, menjelaskan bahwa kehadiran Polri di tengah desa binaan adalah bentuk pelayanan preventif.
“Kami ingin mendengar langsung permasalahan yang dihadapi masyarakat nelayan, serta memberikan sosialisasi terkait hukum dan keselamatan saat berlayar,” tutur Kombes Pol. Dony Eka Putra.
Dalam pertemuan tersebut, personel Ditpolairud memberikan edukasi mendalam mengenai:
1. Memahami peraturan perundang-undangan dalam aktivitas penangkapan ikan agar terhindar dari praktik illegal fishing.
2. Pentingnya kesiapan alat keselamatan saat melaut guna meminimalisir risiko kecelakaan air.
3. Langkah-langkah cepat yang harus diambil saat menghadapi situasi darurat atau kebutuhan SAR (pencarian dan penyelamatan).
Selain memberikan arahan, petugas juga membuka ruang diskusi bagi para nelayan. Berbagai tantangan nyata di lapangan, mulai dari ancaman cuaca ekstrem hingga isu pencurian hasil sungai, menjadi topik utama dalam dialog tersebut.
“Dengan adanya kerja sama antara polisi dan masyarakat, kita bisa membangun desa yang lebih aman dan nyaman. Kami berkomitmen untuk terus hadir membantu mengatasi berbagai persoalan yang ada,” pungkas Dirpolairud.(im/bs)












