PALANGKA RAYA – Warga Desa Bapinang Hilir Laut, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengusulkan sejumlah program pembangunan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng).
Usulan tersebut meliputi sektor kesejahteraan rakyat serta fisik dan prasarana yang dinilai penting untuk menunjang aktivitas ekonomi dan pelayanan dasar masyarakat desa.
Aspirasi itu disampaikan oleh Juru Bicara Daerah Pemilihan (Dapil) II Kotawaringin Timur–Seruyan, Pipit Setyorini, dalam Rapat Paripurna ke-11 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 sekaligus Rapat Paripurna ke-1 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalteng, baru-baru ini.
Dalam paparannya, Pipit menyampaikan bahwa masyarakat Desa Bapinang Hilir Laut mengusulkan pembangunan jalan berupa semenisasi menuju area pertanian di RT 05. Infrastruktur tersebut dinilai sangat dibutuhkan untuk mendukung kelancaran aktivitas pertanian warga, terutama saat musim hujan.
Selain itu, masyarakat juga mengajukan permohonan rehabilitasi fasilitas kesehatan berupa Puskesmas Pembantu (Pustu) agar pelayanan kesehatan dasar di desa dapat berjalan lebih optimal.
Usulan lain yang disampaikan adalah pengerukan sungai di wilayah pertanian guna memperlancar aliran air dan mencegah terjadinya pendangkalan yang berpotensi mengganggu hasil pertanian.
Di sektor perikanan, warga meminta bantuan bagi kelompok nelayan berupa alat tangkap ikan dan perahu. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas nelayan serta mendukung perekonomian masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perairan.
Tak hanya itu, masyarakat Desa Bapinang Hilir Laut juga mengusulkan bantuan untuk sanggar kesenian berupa pembangunan gedung serba guna. Fasilitas ini diharapkan dapat menjadi ruang pelestarian seni dan budaya lokal sekaligus sarana kegiatan sosial masyarakat.
Pipit Setyorini menjelaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan merupakan hasil dari pertemuan, dialog, wawancara, serta komunikasi aktif antara anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dengan konstituen di daerah pemilihan.
“Sebagai hasil dari pertemuan, dialog, wawancara, dan komunikasi secara aktif dengan konstituen serta masyarakat secara luas,” ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat menyampaikan berbagai harapan pembangunan secara terbuka dan jujur, terutama terkait program yang dinilai memiliki dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
“Masyarakat dengan lugas, jujur, dan terbuka menyampaikan berbagai harapan untuk peningkatan pembangunan di daerahnya, khususnya berkaitan dengan pembangunan yang sangat penting dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara umum,” katanya.
Diketahui, aspirasi tersebut merupakan hasil pelaksanaan reses Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 yang dilaksanakan pada 2 hingga 9 November 2025 di masing-masing daerah pemilihan.
(Sya'ban)












