Operasional PSDKU Jadi Perhatian Pemkab di Tengah Efisiensi Anggaran

ENN/BERITASAMPIT  - Audiensi antara Pemkab dan Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) di ruang Rapat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan .

– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menggelar audiensi bersama Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) untuk membahas dana hibah Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU), Senin 9 Februari 2026.

Audiensi tersebut dipimpin Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) , Sunardi, dan berlangsung di ruang rapat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten .

Dalam pertemuan itu, Sunardi menjelaskan bahwa adanya kebijakan efisiensi anggaran tahun 2026 berdampak pada keterbatasan pendanaan PSDKU Polnep, sehingga anggaran yang tersedia belum mencukupi untuk menunjang seluruh kebutuhan operasional selama satu tahun.

“Dengan kondisi efisiensi anggaran tahun 2026, program PSDKU Polnep memang belum mencukupi untuk kegiatan dan operasional selama setahun. Karena itu, kami meminta pihak Polnep untuk bersama-sama membahas program apa saja yang bersifat urgent untuk diusulkan kembali pada perubahan anggaran 2026,” ujar Sunardi usai memimpin audiensi.

Ia menegaskan, Pemda tidak ingin kebijakan efisiensi anggaran tersebut berdampak pada keberlangsungan program PSDKU yang telah berjalan. Oleh sebab itu, pemerintah daerah berupaya agar kekurangan anggaran dapat kembali diakomodir pada perubahan anggaran mendatang.

“Kita tahu sendiri saat ini sedang dilakukan efisiensi anggaran. Namun kami tidak ingin program PSDKU terpengaruh. Karena itu, kita upayakan kekurangan-kekurangan ini dapat diusulkan kembali pada perubahan anggaran,” katanya.

Sunardi juga mengungkapkan, pihak Politeknik Negeri Pontianak menyampaikan pemahaman atas kondisi keuangan daerah dan menyatakan memiliki persepsi yang sama dengan Pemda . Dalam kondisi keterbatasan anggaran, Polnep akan memprioritaskan kebutuhan yang benar-benar mendesak.

“Mereka memahami bahwa keuangan kita terbatas. Karena itu, yang dipikirkan hanya hal-hal yang urgen saja, seperti gaji dan tunjangan pegawai serta tenaga pengajar, kemudian operasional dasar. Untuk kebutuhan lainnya bisa diusulkan kembali pada perubahan anggaran,” tambah Sunardi.

baca juga ...  Anggaran Pendidikan 20 Persen Jadi Prioritas Pemkab Sukamara

Audiensi tersebut diharapkan dapat menghasilkan kesepahaman bersama dalam menjaga keberlangsungan PSDKU Polnep di , sekaligus memastikan program pendidikan tetap berjalan optimal di tengah kebijakan efisiensi anggaran. (enn)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!