PANGKALAN BUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar audiensi bersama PT Pertamina Patra Niaga. Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa stok BBM dalam berbagai produk yang di jual oleh Pertamina semuanya dalam posisi aman,
Jika stok aman, berarti antrian tersebut bukan karena kelangkaan BBM. Untuk itu harus kita cari akar permasalahan di lapangan, apa penyebab antrian panjang di SPBU, maka dalam waktu dekat ini Satgas BBM akan turun dan Pihak Pertamina harus ikut dalam operasi tersebut,” kata Wabup Kobar Suyanto, saat menerma audensi rombongan PT. Pertamina Patra Niaga, Rabu 15 Juni 2026.
Audiensi yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kobar, Suyanto, juga dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kobar Muhammad Hasan Basri, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kobar, Arief Siantory, Kabag Protokol. Sementara dari PT Pertamina Patra Niaga dihadiri, Doni Prasetyo, Sales Area Manager Retail Kalimantan Tengah, Lucky Haryanto, Sales Branch Manager II Fuel Kalimantan Tengah, Bagas Wicaksono, Sales Branch Manager. V Elpiji Kalimantan Tengah dan Firman Puspiawan, Fuel Terminal Manager Pangkalan Bun.
Usai pertemuan,Wakil Bupati Kobar, Suyanto, menyampaikan bahwa dalam waktu dekat ini Satgas BBM dengan dukungan dari Pertamina, akan melakukan operasi keseluruh SPBU yang ada diwilayah Kobar.
“Kegiatan operasi tersebut untuk mengetahui langsung di lapangan permasalahan yang menyebabkan antrian di setiap SPBU, sekaligus untuk melakukan penertiban terhadap SPBU yang tidak menjalan standar SOP dalam memberikan pelayanan BBM untuk umum, termasuk juga dalam penggunaan barkode,” katanya.
“Jika Tim Satgas BBM menemukan adanya penyimpangan seperti penipuan barkode atau replikasi barkode maka akan kami langkah tegas, termasuk Pertamina pun untuk menertibkan SPBU yang tidak melaksanakan SOP penjualan BBM umum,” imbuhnya.
Suyanto juga mengharapkan agar masyarakat tidak terlalu panik sebab stok BBM aman, dan jangan juga melakukan hal hal yang melanggar aturan untuk melakukan penimbunan BBM.
“Kami imbau kepada masyarakat, untuk mematuhi aturan dalam pembeli BBM di SPBU, sebab Tim Satgas BBM ini tidak main main, siapa pun yang terlibat melakukan kecurangan maka akan di berikan sanksi, ketegasan ini demi kepentingan umum dan kenyamanan serta ketertiban dalam mendapatkan pelayanan di SPBU,” pungkas Wabup Kobar Suyanto. (man)












