PANGKALAN BUN – Zakat H.Abdul Rasyid dan Hj. Nuriyah bersama keluarga besarnya pada tahun 1447 H/2026 ini semakin meningkat menjadi 62.500 ton beras dan 125.000 botol/liter minyak goreng merk Hanau, jika diuangkan mencapai Rp12 Millar.
Menurut catatan Tim Zakat CBI Group, sebelumnya pada tahun 1446H /2025, jumlah zakat sebanyak 500 ton beras dan minyak goreng 100.000 liter.
“Sekarang Alhamdulillah, ada kenaikan menjadi 625 ton beras dan 125 ribu liter minyak Gorek, merk Hanau buatan kita sendiri,“ kata Abdul Rasyid, saat menyampaikan sambutannya sebelum melepas sekitar 50 truk yang akan menuju 13 Kabupaten dan 1 Kota di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Menurut Abdul Rasyid, meningkatnya Zakat tahun ini bukan untuk ‘pamer' keluarga. “Karena kita sebagai umat Islam, kalau dalam usaha mendapat kelebihan, diwajibkan menyisihkan (zakat) untuk masyarakat yang kurang mampu”, kata Abdul Rasyid, Rabu 18 Februari 2026, di Gudang Central CBI Group, Natai Baru Estate, Desa Natai Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat.
Dalam kegiatan tersebut selain dihadiri Keluarga besar Abdul Rasyid juga hadir Bupati Kobar Hj. Nurhidayah, Wakil Bupati Kobar Suyanto, Unsur Forkopimda Kobar dan pengurus Baznas Kobar, serta puluhan wartawan.
Abdul Rasyid menyampaikan bahwa penyaluran zakat tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana untuk jumlah penerima manfaat ada kenaikan, adapun total zakat yang disalurkan senilai Rp12 miliar yang disalurkan dalam bentuk beras dan minyak goreng.
“Alhamdulillah zakat tahun ini ada peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, ini bukti komitmen kami kepada masyarakat Kalimantan Tengah, yang kurang mampu. Tahun lalu kami mendistribusikan ke 8 Kabupaten, sekarang tahun ini seluruh Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalteng,” ucapnya.
“Menurut catatan dari tim Zakat, jumlah keseluruhan masyarakat yang kurang mampu atau miskin sebanyak 62.500 orang. Berarti di Provinsi Kalteng masih banyak masyarakat yang miskin,“ ungkapnya.
Ditegaskan Abdul Rasyid, pendistribusian Zakat ke 13 Kabupaten dan 1 Kota, agar tepat sasaran dan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkannya. Tim Zakat CBI Group telah kerjasama dengan Baznas dan Yakesma Kabupaten Kobar.
“Zakat ini untuk membantu masyarakat yang kurang beruntung terutama lansia dan anak yatim, semoga semuanya sampai kepada penerima manfaat dan tepat sasaran, dan perlu diketahui bersama bahwa apa yang kami salurkan ini bukan untuk pamer tapi lebih karena kewajiban sebagai umat islam, dan kami harapkan juga pengusaha-pengusaha yang berinvestasi di Kalimantan Tengah ini dapat mengikuti jejak kami, agar masyarakat terbantu,” ujar Abdul Rasyid.

Sementara itu, Bupati Kobar Hj. Nurhidayah atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada keluarga besar Abdul Rasyid yang telah konsisten dalam penyaluran zakat keluarga kepada masyarakat Kalimantan Tengah .
“Tidak semua perusahaan yang berinvestasi di kalteng ini yang memiliki kepedulian seperti Abdul Rasyid, dimana Abdul Rasyid bersama keluarga telah banyak berkontribusi dalam pembangunan daerah dan juga telah banyak berbuat bagi masyarakat Kalimantan Tengah, seperti penyaluran zakat ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang tidak mampu, sehingga dengan adanya zakat ini meringankan beban masyarakat,” ujar Hj. Nurhidayah.
Hj Nurhidayah juga menyampaikan zakat memiliki potensi yang besar untuk membantu perekonomian umat, dimana zakat tidak nanya berdimensi ibadah semata , tetapi juga berdimensi sosial dan ekonomi.
Dikatakan bahwa zakat diharapkan dapat dikembangkan secara luas sehingga mampu mengatasi permasalahan kemiskinan dan kesenjangan sosial di masyarakat yang merupakan strategi untuk pemerataan keadilan dan kesejahteraan masyarakat .
“Mudah-mudahan bantuan Bapak H. Abdul Rasyid dan Hj. Nuriah bersama keluarga besarnya, menjadi motivasi bagi perusahaan lainnya yang ada di Kabupaten Kobar khususnya dan umumnya di Provoinsi Kalteng. Dan kedepannya, mudah-mudahan muncul Abdul Rasyid-Abdul Rasyid lainnya,“ ungkap Hj. Nurhidayah. (man)












